Bencana Landa Madina(2), APBD 2019 Harusnya Untuk Pembangunan Pasca Bencana

Banjir diwilayah Kec.Batahan/Foto Joki Nasution

MASYARAKAT  Yang daerahnya mengalami Bencana Alam sejak Oktober – Nopember 2018 sangat berharap sekali kepada Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution dan DPRD agar Rencana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Tahun 2019 yang jumlahnya lebih Rp 1,8 Trilun dapat untuk membangun pasca terjadinya Bencana Alam beruntun akhir-akhir ini diwilayah Bumi Gordang Sambilan.

            Apa mungkin..? tentu bisa ia dan bisa tidak, karena Pemerintah kemungkinan terganjal dengan Undang-Undang ataupun Peraturan tentang APBD tahun 2019, tetapi kalau saja Pemerintah dan DPRD bisa sepakat “Mustahil” rasanya tidak bisa di alokasikan anggaran pembangunan diberbagai daerah yang mendapat Bencana Alam, tapi walaupun begitu masyarakat masih tetap optimis dalam pembahasan APBD yang dilaksanakan di Bulan Nopember 2018 ini akan mendapat jawaban yang positif.

Seorang Ibu menyaksikan luapan air ke rumahnya/Foto Nurhalimah

Karena, baik Gubsu, DPRD Sumut maupun Pemerintah Pusat dan lebih khusus DPR.RI kemungkinan sudah mengetahui bahwa Rabu malam(7-11) telah terjadi berbagai peristiwa bencana diwilayah Mandailing Natal,yang diawali dengan hujan lebat hampir 9 jam lamanya, sehingga beberapa Sungai dan Anak Sungai banyak yang meluap memporak-porandakan berbagai desa dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

            Memang, dalam rapat-rapat DPRD akhir-akhir ini terlihat pihak Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal,sangat serius sekali melakukan perbincangan di rapat-rapat pembahasan KUAPPS di Gedung DPRD, tetapi dari berbagai argumentasi yang disampaikan oleh Sekdakab M.Safei Lubis, Kepala Bappeda Abu Hanifah dan Kadis Keuangan Kamal Rangkuty, sepertinya Team Anggaran Pemerintah Daerah sepertinya “Ragu” memberikan jawaban ketika beberapa anggota Badan Anggaran melontarkan berbagai pertanyaan khususnya masalah Bencana Kebakaran dan benca lainnya yang terjadi Mandailing Natal.

            Beberapa anggota Badan Anggaran DPRD Madina seperti Suandi(Grindra), Erwin Efendi dan Ir.Wildan Nasution (Golkar), Dodi Martua Tanjung (Demokrat), Ilyas Siswadi (Hanura) dan Ludfan Nasution( PKB) ketika dalam rapat-rapat di DPRD menjelang pembahasan R.APBD Tahun 2019, mencoba membicarakan Pasca Kebakaran Pasar Baru serta Dampak Bencana Alam lainnya, tapi kembali pihak pemerintah sepertinya ragu untuk memberikan jawaban.

Banjir Pyb Utara

Perbincangan Penulis dengan salah seorang pejabat Eselon II Pemkab Madina yang mohon namanya jangan ditulis, mengaku heran dengan sikap-sikap yang disampaikan Sekda, Bappeda dan Kadis Keuangan, sebab jika seperti yang dibicarakan dalam membicarakan tubuh APBD 2019, tentu apa yang diharapkan oleh masyarakat tidak akan terpenuhi dan yang disalahkan adalah Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution.

            Kenapa begitu..? dalam perencanaan yang telah dibuat seharusnya ada ketegasan dari Team Anggaran Pemerintah untuk memberikan argumentasi yang jelas kepada DPRD agar DPRD mampu mencari solusinya, misalnya menghadirkan berbagai pihak untuk membicarakannya, sebab sekalipun sudah ada regulasi yang menjadi pedoman, tapi berdasarkan musyawarah dan mupakat akan dapat diatasi nantinya.

            Contoh, seperti yang disampaikan Ir.Wildan Nasution (Golkar) dan Suandi(Grindra) dimana kedua politisi itu menyampaikan argumentasi yang jelas dan nyata tentang Kebakaran Pasar Baru dan Bencana Alam, tapi pemerintah baik Sekdakab M.Safei Lubis maupun Bappeda Abu Hanifah memberikan jawaban “Retorika” belaka, sehingga Nampak pemerintah tidak mempunyai ketegasan yang jelas terhadap aspirasi yang disampaikan DPRD.

            “ Semua elemen masyarakat di Mandailing Natal, mengetahui bahwa Kebakaran Pasar Baru Juni 2018 lalu dan Bencana Alam yang terus silih berganti, telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, tapi pemerintah jika tidak mewujudkan di tubuh APBD Tahun 2019, yang dihujat masyarakat nantinya adalah Bupati Madina,” katanya( Bersambung Terus)

 

 

Liputan : Siti Putriani Lubis

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: