Caleg Dapil V Madina Iskandar Hasibuan, Parpol dan Caleg Paling Tepat Stop Money Politik

Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): “ Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh,” Pribahasa itulah yang cocok disampaikan kepada seluruh Calon Legislatif (Caleg) yang bertarung merebut hati masyarakat diwilayah Dapil 1- 5 Kabupaten Mandailing Natal, karena akhir-akhir ini diwilayah tersebut telah santer diperbincangan bahwa Money Politik sudah mulai dimainkan beberapa Calon Legislatif untuk mendapatkan suara dari pemilih.

            Maksudnya..? bahwa Rabu- Kamis( 3-4/10) sudah tiga orang warga Bukit Malintang, Siabu dan Panyabungan Utara yang menyampaikan ke kantor DPC.PDI Perjuangan bahwa ada Caleg yang sudah memberikan uang panjar kepada pemilih melalui Tim Sukses dan keluarga Caleg dengan jumlah uang sekitar Rp 200.000 sampai Rp 300.000/ pemilih yang dilunasi nanti tanggal 17 April 2019, tentu kegiatan ini jelas-jelas luput dari Panwaslu Kabupaten maupun kecamatan.

            “ Parpol dan Caleg dari berbagai Partai Politik peserta Pileg adalah yang paling tepat untuk menyetop Money Politik yang sudah dimulai oleh Caleg-Caleg  yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan suara pemilih,” ujar Caleg Dapil V Madina Iskandar Hasibuan, Kamis malam( 4-10) dihalaman Kantor DPC.PDI Perjuangan Madina.

            Panwaslu kan ada…? Tanya Wartawan “ Itu benar sekali, di Kecamatan Lima(5) orang, di Desa hanya satu(1) orang, tentu dipastikan Panwas/PPL yang di rekrut Panwaslu tidak mampu melakukan pengawasan dalam satu desa, apalagi boleh dikatakan PPL yang bertugas dipastikan tidak mampu menghadapi Caleg maupun Tim Sukses Caleg, artinya PPL akan kewalahan.

            Kata Iskandar, dirinya sangat yakin betul bahwa PPL maupun Panwas Kecamatan sipatnya hanya menerima laporan, kalau tidak ada yang melaporkan mereka( PPL Red) akan diam dan membisu, apalagi Honor mereka juga jauh dari yang diharapkan untuk seorang PPL di Pileg/Pilpres, tentu diperlukan kerja sama semua elemen masyarakat, jika kita ingin anggota DPRD kita lahir dari proses Demokrasi yang sesuai dengan harapan rakyat.

            “ Jangan ketika hendak menjelang Pileg semua masyarakat mengutuk dan bersumpah serapah atas kinerja DPRD, giliran di hari “ H “ terima uang lalu pilih, sampai kiamatpun DPRD kita nantinya akan seperti selama ini,” katanya( Edy/Red)

 

 

 

 

Liputan : Siti Putriani

Admin : Dina Sukandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.