H.M.Ridwan Rangkuty,SH.MH, Advokat Adalah Penegakan Hukum

H.Ridwan Rangkuty,SH.MH6

P.SIDIMPUAN(Malintangpos Online): Haji.M.Ridwan Rangkuty,SH.MH, mengutarakan bahwa Advokat adalah orang yang berprofesi memberikan jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan, advokat berstatus sebagai penegak hukum, bebas dan mandiri yang dijamin oleh undang-undang dan peraturan perundang-undangan, sebagaimna diatur dalam pasal 1 ayat (1) dan pasal 5  ayat (1) UU NO.18 tahun 2003 tentang Advokat.

            “ Advokat bebas mengeluarkan pendapat atau pernyataan dalam membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya, advokat bebas menjalankan profesinya untuk membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya dengan tetap berpegang pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan sebagimana ditegaskan dlm pasal 14 dan 15 UU Advokat tersebut,” ujar Haji Ridwan Rangkuty,SH.MH melalui WhatsApp Rabu(28-8) dari Kota Padangsidimpuan, ketika ditanya apa sebenarnya Advokat.

            Selanjutnya, ujar Ridwan Rangkuty lagi,  dalam pasal 18 ayat (1) ditegaskan bahwa: Advokat dalam menjalankan profesinya dilarang membedakan perlakuan terhadap klient berdasarkan jenis kelamin, agama, politik, keturunan, ras, atau latar belakang sosial dan budaya.

“ dlm pasal 21 ayat (1) disebutkan bahwa : Advokat berhak menerima honorarium atas jasa hukum yang telah diberikan kepada klientnya,” ujar Ridwan.

Selain itu, katanya,Di dalam pasal 2 Kode Etik Advokat Indonesia ditegaskan bahwa advokat tidak dapat menolak pemberian bantuan hukum dengan karena perbedaan agama, kepercayaan, suku, keturunan, jenis kelamin, keyakinan politik, atau kedudukan sosial.

Bahkan, ujarnya,Saya sebagai Advokat dan juga Ketua DPC PERADI (PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA) Padangsidimpuan, serta sebagai Dosen Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara MK, Hukum Lingkungan, Hukum Pertambangan dan KEADVOKATAN/Etika Profesi Hukum, sangat memahami tugas, kewajiban, hak dan wewenang advokat.

Disamping itu, ujar Ridwan, Saya sebagai Kuasa Hukum PT.Tri Bahtera Srikandi dan PT.Sago Nauli karena diminta Direktur Utamanya ibu Syafrina Siregar, dalam kaitannya dengan posisi saya sebagai Kuasa Hukum tetap Pemkab.Madina, tidak ada konflik kepentingan karena tidak ada sengketa antara PT.TBS dengan Pemkab.Madina

“ Ini harus difahami masyarakat bahwa pengacara Pemkab.Madina ada 5 orang dan cuma saya yang menjadi Kuasa Hukum PT.TBS dan itu sah sah saja tidak laranganya. Dan seandainya pihak masyarakat butuh bantuan pengacara, 4 lagi pengacara Pemkab Madina termasuk sdr.Umar Kumala yang berdomisili di Natal, masyarakat bisa meminta bantuan beliau.,” kata Ridwan Rangkuty dalam WhatsApp yang dikirim ke Redaksi Malintangpos Online.

Untuk itu,  saya harap masyarakat dapat memahami status, tugas, hak, kewajiban dan wewenang advokat sesuai dengan UU NO.18 tahun 2003 tentang Advokat. Mari kita saling menghormati profesi masing-masing sebagai orang yang berpendidikan, bermartabat dan ber etika.

“ Biarkan pihak Kepolisian bekerja secara independen, profesional, bebas dari intervensi dan tekanan pihak manapun, kita HORMATI  PROSES HUKUM YANG SEDANG BERJALAN, sehingga jelas siapa yang benar, siapa yang salah berdasarkan putusan pengadilan,” ujar Haji M.Ridwan Rangkuty,SH.MH ( Red/NS)

 

 

 

Admin : Siti Putriani

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.