Jembatan Laru – Tambangan Tinggal Kenangan, Warga 7 Desa Minta Kadis PUPR Madina Diperiksa Kejatisu

Adbudmen Jembatan Laru-Tambangan

TAMBANGAN(Malintangpos Online):” Jujur Itu Indah dan Hebat,” Kalimat itulah yang ditunggu masyarakat 7 Desa diseberang Batang Gadis wilayah Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal, dari Kepala Dinas PUPR Madina Syahruddin Lubis,ST terkait dengan belum jadinya selesai dibangun Jembatan Laru- Tambangan yang hanyut dibawa drasnya luapan sungai  bulan Nopember 2018 yang lalu.

            “ Kami sudah berulang kali mempertanyakan kelanjutan pembangunan Jembatan dengan rangka Baja mengganti Jembatan Bally yang dihantam kerangka Jembatan yang sedang dalam pekerjaan oleh CV. AR, tapi justuru Jembatan Rambin (Gantung) yang muncul, lalu anggaran pembangunan Jembatan Rangka Baja semuanya sudah dikemanakan,” ujar warga mengaku marga Nasution, Selasa sore( 6-8) di atas Abudmen Jembatan Laru-Tambangan.

            Kata Nasution, kalau memang Kadis PUPR Kab.Madina Syahruddin Lubis,ST sudah tidak mempunyai kemampuan untuk segera membangun kembali Jembatan Rangka Baja, sebaiknya Jembatan Bally dikembalikan lagi, karena jatuhnya jembatan Bally murni kelalaian dari Kadis PUPR Madina dan Kontraktor yang mengerjakan, sebab Jembatan Bally hanyut disebabkan didorong Rangka Baja Jembatan.

Kerangka Jembatan diatas Abudmen

Maksudnya..? Kadis PUPR Madina dan Pengawas dari instansinya menganggap remeh ketika memasang Rangka Baja Jembatan, sebab jika diperhitungkan dengan baik, maka kerangka Jembatan tersebut tidak akan hanyut membuat Jembatan Bally terbawa harus sungai, tapi karena Kadis dan pengawasnya serta kontraktor lalai, tentu dampaknya masyarakat yang rugi.

            Karena itu, kami warga 7 Desa diwilayah seberang Batang Gadis, memohon dengan hormat kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atau Kapolda Sumut, segera menurunkan Team khusus untuk melakukan Investigasi terkait dengan hanyutnya Jembatan Bally dan Rangka Baja yang sedang pembangunan dari dana APBD Madina Tahun 2018 yang lalu.

            Sementara itu, warga mengaku bernama Rohmad yang sehari-hari selalu melintas diatas jembatan sejak tahun 2000 yang lalu, mengatakan sejak tahun 2000 yang lalu dirinya telah melintas setiap minggu 3 X membawa dagangan keperluan masyarakat diwilayah 7 desa seberang Batang Gadis dari satu desa ke desa lainnya dengan mobil.

Kerangka Jembatan Ditutupi Semak Belukar

Tetapi, akibat Banjir Bandang Nopember 2018 yang lalu kalau tidak salah, tanggalnya saya sudah lupa, sampai Agustus 2019 ini sudah tidak bisa lagi mendapat untung yang baik dari hasil dagangan yang dibawa, sebab sekarang hanya bisa membawa Sembako dengan Honda, kalau dengan mobil ngak bisa lewat, kalaupun dari Aek Godang – Sipapaga- Aek Banir – Simangambat akan menambah biaya dan waktu, tentu rugi dibuatnya.

            Jembatan Bally terbawa harus sungai gara-gara apa..? Tanya Wartawan “ Menuduh ngak boleh, perkiraan saya disebabkan Rangka Jembatan Baja yang dikerjakan CV.AR, karena waktu memasang rangka jembatan juga saya sudah khawatir, sebab sangat tidak sesuai, walaupun dirinya bukan ahli Jembatan, tapi sejak awal sudah ragu.

            Harunya, ujarnya, Kadis PUPR Madina dan Pengawasnya menegur Kontraktor waktu itu, tapi justuru Kadis menonton dan diam, serta pengawasnya juga ngak bicara mungkin, namun itu hanya penyebabnya, bukan maksud saya menyalahkan semata-mata Kadis PUPR, tetapi ada baiknya Polisi atau Kejaksaan melakukan Investigasi penyebab Ambruknya Jembatan, walaupun waktu itu pihak Pemerintah telah melaporkannya Bencana Alam.

            Kepala Dinas PUPR Kab.Madina Syahruddin Lubis yang berkali-kali mau dihubungi guna untuk konfirmasi, sampai sekarang belum juga berhasil, sebab sesuai keterangan stafnya Kadis akhir-akhir ini sibuk melobi anggaran APBN ke Jakarta, jadi jarang di kantor ( Red/LS)

 

 

Admin : Siti Putriani

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.