Kepala Desa Batu Satail dilaporka ke Kejari Tapsel

Pihak Kejaksaan ketika melaporkan Kades

SIPIROK(Malintangpos Online): Sejumlah warga dan perangkat desa dkk.Desa Batusatail,kecamatan Sipirok,Kabupaten Tapanuli Selatan melaporkan kepala desa setempat ke Kejaksaan Negri Tapsel.
Laporan pengaduan tersebut disampaikan melalui Lembaga Pengawas Korupsi Watch Republik Indonesia (LPKW-RI),senin,10 Desember 2018.

Sejumlah warga Desa Batu Satail tidak terima dengan kebijakan Kepala Desa Posma Siagian atas penggunaan dana desa tahap II Tahun 2018 sebesar Rp.536.623.200 yang digunakan untuk kegiatan lapisan pengaspalan jalan dengan volume kegiatan 3×1.285 meter.

Sebab pekerjaan pembangunan pengaspalan jalan (lapen) yang seharusnya swakelola atau dikerjakan oleh warga, tapi justru doborongkan kepada pihak rekanan.

Selain itu, beberapa perangkat desa mengaku tidak dilibatkan dalam pengelolaan dana desa.
Bonar Simbolon, yang menjabat sebagai Sekretaris desa di Desa Batu Satail mengatakan,jika Posma Siagian telah menyalahgunakan wewenangnya selaku Kepala Desa.

Bonar Simbolon mengakui kepada awak Media bahwa ia turut membubuhkan tanda tangan dalam laporan pengaduan yang dilayangkan ke Kejari melalui lembaga LPKW-RI.
“Kami perangkat desa sama sekali tidak difungsikan. Dia (KADES) sendiri yang mengelolanya semua. Kegiatan ini seharusnya swakelola, kenapa harus diborongkan. saya menduga ada persekongkolan antara kepala desa dengan pihak yang dihunjuknya untuk mengerjakan pembangunan jalan ini, sehingga kualitas jalan terkesan asal jadi” kata bonar.

Hal senada juga diungkapkan Erma Siagian, yang menjabat sebagai Bendahara Desa. Erma Siagian mengatakan “Kepala Desa telah menyalahgunakan wewenangnya”.”Sedangkan saya selaku bendahara, mulai pengerjaan jalan ini sampai selesai tidak pernah saya tau dana pengeluaran dan cara pembayarannya. Saya difungsikan sebagai bendahara hanya pada saat mendatangi SP2D, selainnya itu tidak pernah” beber Erma Siagian.

Erma Siagian juga mengaku tidak ada mendatangi berkas pencairan dana desa tahap dua. sementara menurut informasi yang ia dengar, dana tersebut sudah dicairkan.
“Itu jadi pertanyaan buat saya. dan saya dengar kami perangkat desa sudah diganti. kalau benar itu diganti, itu bukan sepengetahuan kami,”ungkapnya.

Ketua BPD Desa Batu Satail, Arleli Simbolon mengatakan, ada 55 orang warga termasuk dirinya yang membubuhkan tanda tangan dalam laporan tersebut.

“kami mohon pihak kejaksaan supaya segera menindak lanjuti laporan pengaduan kami. Dimana Posma Siagian selaku Kepala Desa telah merugikan kami  warga Desa Batu Satail .pasalnya kualitas jalan yang dikerjakan sekarang terkesan asal jadi,” tegas Arleli.

Kepala Desa Batu Satail, Posma Siagian ketika dikonfirmasi tim mengakui bahwa proyek pengerjaan jalan Lapen tersebut diborongkan kepada salah satu rekannya. menurut posma, itu mengerjakannya.”memang saya borongkan, tetapi saya borongkan karena warga disini tidak tahu cara mengerjaknnya” kata Posma Siagian.(tim)

 

 

 

 

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: