Masyarakat Protes Bupati, Mobil Damkar Pemda Madina “ Batuk “ Perlu Diganti

Mobil Damkar ketika Pasar Baru Terbakar/Dokumen

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): “ Tidak Ada Warga Yang Ingin Rumahnya Terbakar,” Kalimat itulah yang dilontarkan masyarakat Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, karena Mobil Damkar di 23 Kecamatan hanya ada 4 Unit, kondisinya sudah mulai Batuk-Batuk dan harus perlu segera diganti sebelum muncul kebakaran yang hebat.

            Bayangkan, ketika petugas Damkar Pemda Madina Sabtu(10-8) memadamkan api atas terjadinya Kebakaran Hebat dimana Lima(5) Unit rumah milik warga Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan, habis dilalap Sijago Merah dalam waktu singkat, karena hanya Dua(2) Unit Damkar yang ada di Pos Damkar Kantor Satpol PP, satu(1) Unit di Kotanopan, Satu Unit di Natal dan Satu Unit di Kecamatan Siabu dalam kondisi Jim, padahal tempatnya telah dibangun dengan APBD Tahun 2018 di depan Balai Desa Kec.Siabu.

Mobil Damkar ketika Pemdamanan Sipolupolu/Dokumen

“ Mobil Damkar diwilayah Panyabungan Kota, Panyabungan Timur, Panyabungan Barat, Panyabungan Utara, Panyabungan selatan dan Hutabargot, Nagajuang hanya ada Dua(2) Unit, itupun satu Unit Batuk-Batuk dan satunya lagi mulai sakit-sakitan,” ujar Sekretaris LSM Genta Madina Chandra Siregar, Sabtu sore(10-8) di lokasi Kebakaran Pasar hilir.

            Disampaikan Chandra Siregar, bahwa mereka dari LSM diam-diam melakukan Survey dan tanya kesana kemari soal Mobil Damkar di Pemda Madina, karena itulah kita juga sangat kecewa dengan Bupati dan DPRD Madina, sebab semua Mobil Damkar milik Pemda Madina adalah Tahun lama, walaupun harganya mahal.

Rumah Terbakar di Pasar Hilir/ Dina Sukandar Hasibuan

Sebenarnya, ujar Chandra, ada titik lemah dari pengelola mobil Damkar yaitu Satpol PP yang tidak berani memberikan masukan kepada Bupati, sehingga ada kemungkinan Bupati juga merasa tidak pernah menerima keluhan tentang mobil Damkar, jadinya seperti itulah mobil Damkar kita yang memang harganya lebih Rp 1 Milyar satu unit.

            “ Bupati dan DPRD Mandailing Natal, sebaiknya mengalokasikan anggaran untuk Lima(5) Unit Mobil Damkar guna untuk kepentingan masyarakat di 23 Kecamatan, jangan setelah terjadi nanti Kebakaran hebat, baru sibuk mengkambing hitamkan, beli dong pak Bupati,” ujar Chandra Siergar dengan suara mengharap.

            Kasat Pol PP Kab.Madina Lismulyadi Nasution yang dihubungi Via Selular, Sabtu malam (10-8) mengakui bahwa mobil Damkar diwilayah Mandailing natal hanya 4 Unit yang bisa dipakai, keadaannya mulai batuk-batuk serta sakit, dua(2) di Pusat Kota Posnya di Satpol PP, satu di Kotanopan dan Satu di Natal, yang di Siabu sudah Jim/rusak total.

            “ Sudah saya laporkan ke Bupati, E-Plening sudah ku masukkan, tapi kemungkinan belum tentu di tahun 2020 dikabulkan, sebagai petugas sudah kita laporkan, tergantung Pimpinan, apakah akan diadakan tahun 2020, kita tunggu saja,” katanya ( Red)

 

 

Liputan : Aris Munandar Hasibuan

Admin   : siti putriani lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.