Menjelang HUT ke-59 Adhyaksa, Warga Meragukan Kemampuan Kejari Madina Mengungkap Korupsi

Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): HUT ke-59 Adhyaksa akan diperingati secara serentak 22 Juli 2019, namun hingga sekarang ini mayoritas warga diwilayah Kabupaten Mandailing Natal, meragukan kemampuan Kejari,untuk mengungkap berbagai dugaan Korupsi yang melingkari jajaran Pemerintahan dan DPRD sekarang ini.

            “ Kalau melihat banyaknya aksi-aksi demo ke berbagai OPD di Mandailing Natal, selama ini nampaknya kemampuan Kejari Kab.Madina,sangat jauh dari harapan masyarakat, sebab belum ada satu berkas pun yang sampai ke Pengadilan terkait Korupsi di Mandailing Natal, kalaupun ada seperti TSS/TRB adalah limpahan dari kejatisu nantinya,” ujar Mantan Anggota DPRD Madina ( Priode 2009-2014) Iskandar Hasibuan, Sabtu sore (20-7) di Kota Panyabungan.

            Seharusnya, ujar Iskandar, pihak Kejaksaan Negeri Madina sudah banyak melimpahkan kasus-kasus dugaan korupsi, sebab mahasiswa dan masyarakat banyak yang demo dan menyampaikan kasus seperti kasus Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dina Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta instansi lainnya dan lebih khusus masalah pelaksanaan Dana Desa (DD) yang lebih memperkaya Kepala Desa (Kades) jadinya.

            Kata Iskandar, jujurlah Kejari Madina, ngak masuk akal sehat kita tidak ada Korupsi terkait penggunaan Dana Desa (DD), sebab banyak warga dan mahasiswa protes, misalnya pengaduan warga Kecamatan Bukit Malintang, Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Utara dan masalah Website desa di Kecamatan Siabu dan pada umumnya anggaran dicantumkan di APBDes setiap desa anggarannya Mark Up, tapi lolos dan terkesan di Mandailing Natal 100 % DD sukses.(red)

 

 

Admin : Siti Putriani

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.