Terkait DD Panyabungan Jae, Keuangan Desa Bukan Rahasia, Kades Harus Transparan

BPD Desa Panyabungan Jae serahkan berkas musyawarah ke Redaksi

JAKARTA(Malintangpos Online): Aktivis Hukum asal Kota Panyabungan di Jakarta Vitriyani Hamdani Nasution,SH mengutarakan penggunaan maupun pengelolaan Keuangan Desa, lebih-lebih Dana Desa(DD) bukanlah rahasia, Kades diminta harus Transparan dan umumkan kepada masyarakat melalui papan informasi desa.

            “ Kades takut di koreksi dan marah-marah, menuduh masyarakat tidak berhak mengawasi, itu salah besar, jangan takut di koreksi masyarakat, apa yang ditakutkan, mati juga kita sendiri, jika benar ngapain takut,” ujar Aktivis Hukum asal Panyabungan Vitriyani Hamdani Nasution,SH Jumat Pagi(11-10) di Halaman Gedung KPK Jakarta ketika dicegat Wartawan Malintangpos Online.

            Terus terang, katanya, bahwa pengawasan pengelolaan dana desa harus menjadi tanggung jawab semuapihak,Masyarakat pun diminta aktif  terlibat dalam perencanaan hingga pengawasan penggunaan dana desa dalam proses pembangunan, bukan harus BPD dan aparat desa saja, semua pihak harus ikut mengawasinya.

“Laporan masyarakat merupakan ujung tombak dan sumber informasi utama bagi pemeriksa untuk menindaklanjuti segala penyalahgunaan dana desa. Oleh karena itu peran aktif masyarakat akan menjadi kunci pengelolaan dana desa yang berkualitas,” ujar Vitriyani Hamdani Nasution dan meminta Kejaksaan dan Polisi supaya proaktif melakukan penyelidikan terhadap adanya pengaduan dan protes masyarakat tentang Dana Desa(DD).

DD Panyabungan Jae/Adhi Nasution

Dia menjelaskan,  sesuai dengan semangat Undang- Undang Nomor 6/2014 tentang Desa, masyarakat merupakan subjek utama dalam proses pembangunan di kawasan perdesaan.

Menurutnya pengarus utamaan peran masyarakat tersebut harusnya dimanfaatkan secara optimal, sehingga pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan warga desa.

“Masyarakat harus berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dana desa,” katanya.

Bahkan, ujar Vitrayani, saat ini pemerintah mempunyai komitmen yang kuat dalam membangun kawasan perdesaan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan pengalokasian dana desa yang besarannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengelolaan dana desa sehingga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Gapura Selamat Datang Di Desa Panyabungan Jae/Adhi Nasution

“Pengalokasian dana desa tentu akan memperkuat proses percepatan pembangunan kawasan pinggiran dan desa-desa , Tentunya harus ada pengelolaan yang baik sehingga dana tersebut bisa menyejahterakan warga,” katanya.

Vitri  juga mendorong peran dari akademisi di berbagai perguruan tinggi agar terlibat dalam proses pengelolaan dana desa. Menurutnya keikutsertaan para akademisi ini tidak hanya akan mendorong penggunaan dana desa tepat sasaran tapi juga akan terkelola dengan baik secara administratif.

“Selain elemen masyarakat, kaum akademisi pun harus dilibatkan, makanya jika ada Kades yang marah ketika dikontrol oleh masyarakat, tentu ada yang tidak baik, kalau Kades benar-benar telah mengelola Dana Desa dengan baik, apa yang ditakuti, jangan marah dong jika dikoreksi oleh masyarakat maupun pihak lainnya,” ujarnya dengan nada tegas(Rin/Rel) .

 

 

Liputan : Rina

Admin   : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.