Terkait Sampah di Panyabungan (2), Pemerintah dan DPRD Madina Perlu Belajar ke Sumbar

Mobil Sampah di Kab.Madina/ Edy Saputra

MENJAGA Kesehatan Lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya, Kesehatan Lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar penyakit.

Kenapa..?  Karena kesehatan tidak ternilai harganya. Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berharga.

Misalnya, Tubuh yang sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, menkomsumsi makananan bergizi, dan lingkungan yang sehat dan bersih. Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita perhatikan karena kesibukan dalam bekerja sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Akibat dari lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satu yang mengkhawatirkan adalah deman berdarah (DBD) karena dapat menyebabkan kematian.

Mobil Dinas Pemda Madina Banyak

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu, sampah, dan bau. Di Panyabungan, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap tahunnya terus meningkat.

Kita harus tahu tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk dan sehat.

Kenapa masyarakat membuang Sampah sembarangan..? banyak factor penyebabnya, bisa jadi kesadaran untuk hidup bersih masih jauh dari yang kita harapkan, makanya perlu sosialisasi agar Bersih itu dipahami masyarakjat, sikap tidak mau tau, masih memelihara “Gut-Gut “ dan masih minimnya perhatian pemerintah dan DPRD untuk mengalokasikan anggaran guna untuk menciptakan daerah kita Panyabungan untuk lebih bersih.

Sampah di Jalan Samping SPBU kel.Sipolu-polu/Dokumen Malintang Pos

Bincang-bincang penulis dengan Tokoh masyarakat baru-baru ini, antara lain Ketua DPC.PKB Kab.Madina Khoiruddin Faslah Siregar, Tokoh Pemuda dan Mantan Anggota DPRD Madina Ir.Mohd.Amin Daulay, sejumlah Fraktisi Hukum dan Lingkungan dan sejumlah LSM di salah satu Kedai Kopi di Jalan Lintas Timur Panyabungan, bahwa sampah bisa diatasi dengan cepat dengan system Lintas Sektoral.

Misalnya..? bukankah sekarang ini menjelang HUT ke- 74 RI ( 17-8 1945 = 17-8 2019) sudah diambang pintu, apa salahnya Pemerintah dan DPRD sepakat membuat “Lomba Kebersihan “ antar Desa/Kelurahan di setiap ada Hari-Hari Besar, bila perlu libatkan anak-anak Sekolah SD,SMP,SMA/SMK maupun MA, serta seluruh Organisasi di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten Mandailing Natal dan jangan lupa seluruh BUMD/BUMN maupun Bank yang ada di Kota Panyabungan Dilibatkan ambil bagian, tentu akan lain ceritanya.

Dokumen Foto Panyabungan

Persoalannya, kembali kepada niat Pemerintah dan DPRD, lebih-lebih Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mandailing Natal, sebenarnya tidak mempunyai “Nyali dan kemampuan” sebagai Kepala Dinas, tetapi Bupati masih saja mempertahankannya, inilah yang terkadang membuat kota Panyabungan, menjadi Gudang Sampah setiap harinya, apalagi kalau kita jalan pagi hari akan terlihat sampah diberbagai tempat, entahlah,

Makanya, disamping anggaran dan Armada untuk Pengangkut Sampah hendaknya pada Pembahasan R.APBD Tahun 2020 atau diawali dengan di Perobahan APBD Tahun 2019 adalah anggaran khusus untuk Persampahan, bukan dengan memperbanyak Tong Sampah atau Bak Sampah, tapi dibuat Lomba Kebersihan serta Sosialisasi tentang betapa pentingnya Kebersihan bagi setiap masyarakat Mandailing Natal ( Bersambung Terus )

 

 

Admin : siti putriani lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.