Terkait Sampah Menumpuk, Bupati Harus Mencopot Kadis Lingkungan Hidup Madina

ampah Jalan Abri Panyabungan II, Pasar Hilir/Foto Arsi Munandar Hasibuan

JAKARTA(Malintangpos Online): “ Kalau Mau Bersih Kota Panyabungan, Bupati Madina Harus Tegas Bertindak, dengan mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Mahyuddin Pulungan,SH di RM. Boendo Kandung Tanah Abang Jakarta.

            Kenapa rupanya..? saya bingung dan heran di daerah kita yang mayoritas penduduknya muslim kelihatannya sulit membuat daerah kita bersih, masyarakat membuang sampah ke Jalan Abri Panyabungan disebabkan ada tempat angkut sampah  dua unit, tapi kok sampah dibiarkan menumpuk sampai mengeluarkan bau busuk, ini yang tidak masuk akal sehat saya.

            Hal itu disampaikan Mahyuddin Pulungan,SH kepada Wartawan Malintangpos Online Biro Jakarta, Sabtu malam(17-11) ketika ditunjukkan berita-berita tentang sampah yang menumpuk di pinggir jalan Kota Panyabungan.

            Kata Mahyuddin, persoalan sampah yang menumpuk dengan adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tanpa perencana yang matang dulunya, karena di Kota-Kota biasanya ada tempat khusus pembuangan sampah sementara, tapi di Mandailing Natal, tempat pembuangan sampah rata-rata dipinggir jalan dan bahkan ada sampah dibuang warga di Lampu Merah, lucu kan.

            Disebutkan, dirinya sebagai  warga Mandailing Natal, sangat tertarik dengan stetmen Ketua DPC.PDI Perjuangan Madina Iskandar Hasibuan yang mengatakan “ Panyabungan Kota Sampah” dan sudah waktunya pemerintah dan DPRD membuat Perda pengelolaan sampah untuk Swasta, bukan lagi Pemerintah yang mengelolanya.

            Begitu juga dengan komentar-komentar yang disampaikan anggota DPRD Madina dari Fraksi PKB Madina Ludfan Nasution,S.Sos yang katanya telah pernah menyampaikan ke Bupati terkait tata kelola sampah dan penanganannya, tapi justuru sekarang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Kasmir Nasution sepertinya tidak mampu menjadi Kepala Dinas.

            “ Entah siapa yang mempromosikannya menjadi Kadis kita juga kaget mendengarnya di Kota Jakarta, sebab setahu kita Kadis ini dulunya adalah Guru Sekolah, tiba-tiba sekarang telah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tentu nggak nyambung Pendidikannya dengan jabatannya,” ujar Mahyuddin Pulungan.

            Secara terpisah, Murniati Hasibuan,S.Sos warga Panyabungan di Jakarta, Sabtu malam(17-11) mengutarakan bahwa persoalan sampah sampai sekarang ini Pemerintah Mandailing Natal Cq. Dinas Lingkungan Hidup Madina sangat tidak mampu untuk menjadi promotor kebersihan Kota Panyabungan.

            Kenapa begitu..? Kadisnya sama sekali tidak mempunyai kemampuan sebagai Meneger, sebab bukan dia ahlinya, sehingga sampai kiamatpun tumpukan sampah tetap seperti kondisi sekarang ini di daerah kita nanrtinya.

            Kata dia,  Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution telah nyata mampu membersihkan sampah yang terletak di simpang empat(4) Telkom atau Depan SMA Negeri 1 Panyabungan, kenapa Kadis Lingkungan Hidup Madina, tidak bisa menjadikan yang dibuat Bupati sebagai contoh, justuru sampah makin menggunung di pinggir-pinggir jalan.

            “ Pak Bupati Madina yang kami hormati, tolong dong Kadis Lingkungan Hidup segera diganti, karena akibat ketidak mampuannya menjadi Meneger di instansinya, sampah  menggunung di Jalan ABRI Panyabungan, sepertinya sangat tidak mampu instansi itu mengangkatnya,” katanya(Rin/Red)

 

Liputan : Rina Risky Amelia

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: