Destinasi Wisata Baru di Desa Rumbio (1), Panorama Alami, Hidupkan Getek dan Jembatan Gantung

Kades dan warga dilokasi Jembatan Gantung Rumbio

MASYARAKAT  Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara akhir-akhir ini ramai setiap harinya, apalagi hari Libur berkunjung ke Desa Rumbio Kecamatan Panyabungan Utara, karena panoramanya yang alami, serta selesainya pembangunan Jembatan Gantung Rumbio – Hutabargot, sehingga Destinasi Wisata tersebut viral di Media Sosial(Medsos),serta di dinding Facebook setiap masyarakat yang berkunjung ke daerah itu.

            Memang, sekitar tahun 2016 yang lalu Kepala Desa (Kades) Rumbio Khaoirul Anwar Hasibuan,S.IP pernah bercerita kepada Penulis, tentang niat dan rencananya untuk menjadikan Bantaran Sungai Batang Gadis diwilayahnya sebagai Objek Wisata, waktu itu antara Penulis dengan Kepala Desa, ber adu argumen, bahwa Sungai Batang Gadis sangat sulit ditaklukkan dan akan sia-sia anggaran jika memang dibuat salah satu Destinasi Wisata.

Warga yang mandi sungai

Ternyata, menjelang rampungnya Jembatan Gantung Rumbio – Hutabargot , masyarakat setiap harinya ramai berkunjung, dinding Facebook diwarnai Jembatan Gantung Rumbio dan Kades melalui Musyawarah Desa (Mudes) menyampaikan rencana itu dan gayung bersambut dan Dana Desa(DD) tahun 2019 dialokasikan anggaran untuk menopang pendukung sebagai Destinasi Wisata Rumbio dan lagi-lagi mendapat kunjungan dari Bupati dan sejumlah OPD,serta masyarakat dan Kades membulatkan tekat untuk membuat terobosan Destinasi Wisata Baru di Rumbio dan sekarang ini sedang tahap mulai pekerjaan dengan melibatkan berbagai pihak.

            Penulis bersama Kepala Desa(Kades) Sabtu pagi(25-1) berkunjung langsung ke lokasi, bergerak dari rumah Kades sudah terlihat kondisi jalan Nasional – Rumbio yang sudah banyak rusak disana-sini dan ada baiknya Bappeda, Kadis PUPR Madina Cq.Bina Marga, Kadis Pariwisata, Kadis Pertanian, DPRD khususnya Dapil 5, maupun OKP/KNPI serta Ormas lainnya segera berkunjung kelokasi untuk melihat terobosan yang akan dibuat oleh Kepala Desa Rumbio dan stafnya maupun masyarakatnya yang sudah mulai melakukan pembenahan.

Kades berdiri di Penjual Bakso dilokasi Wisata

Maksudnya..? Mungkin kita pernah  mendengar Desa Ponggok, Klaten Jawa Tengah dari Desa Termiskin menjadi Desa Terkaya dan mampu mensejahterakan rakyatnya di Desanya dan ketika Penulis bincang-bincang dengan Kades Rumbio, dia (Kades Red) termotivasi dari riwayat Junaidi Mulyono menyulap Desa Ponggok, menjadi desa yang mampu menghasilkan PAD dan mensejahterakan rakyatnya dari hasil MUMDes dan Destinasi Wisata desanya.

            Persoalannya, apakah Kades Rumbio mampu dengan warganya melakukan seperti yang dibuat oleh Kades Ponggok Klaten Jawa Tengah..? tentu dari langkah-langkah dan sterategi yang dimulainya sejak memimpin Desa Rumbio akan mampu dan bisa, apalagi Pemerintah Mandailing Natal, khususnya Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution mau membantu, dengan melibatkan semua OPD agar berperan mengambil bagian masing-masing untuk mewujudkan terobosan Kades Rumbio. Pasti akan dengan mudah berhasil.

           

Warga yang berkunjung ke Jembatan Gantung rumbio

Sambil berjalan kaki Penulis dengan Kades Rumbio Khoirul Anwar Hasibuan,S.IP serta sejumlah warga lainnya, menyampaikan seperti Pohon Kelapa yang ada di sekitar Kebun masyarakat akan disajikan kepada setiap pengunjung yang ingin Kelapa Muda, Pohon Pisang yang Berbuah juga akan disajikan Gereng Pisang sesuai keinginan masyarakat.

            Kepala Desa  Rumbio dari gaya bicaranya, ternyata memiliki strategi sendiri dalam memajukan desanya yang sudah viral di Medsos dan Dinding Facebook akhir-akhir ini, Kepala desa yang sudah mendapat berbagai penghargaan dan termasuk Malintang Pos Award  memiliki jurus andalan dalam upayanya membangun Desa Rumbio sesuai dengan kemampuannya dan keuangan desanya.

            Dari gayanya bicara, Kades telah mempunyai penataan tata ruang perencanaan yang matang,Kemudian, mengembangkan Badan Usaha  Milik Desa (BUMDes),  memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM), dan mengembangkan Ilmu pengetahuan dan teknologi di desanya, warganya selalu dirangkul walaupun selalu prontal, menjadikan kritik warganya sebagai motivasi, serta selalu bergandengan tangan dengan semua lapisan masyarakat yang memberikan motivasi dan masukan untuk kemajuan desanya (Bersambung Terus)

 

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.