Drainase Tersumbat, Kota Panyabungan Banjir (1)

Jln. Willem Iskander BanjirMANDAILING Natal sudah berusia 20 tahun lebih, tetapi persoalan Drainase di sejumlah titik di Kota Panyabungan Hingga April 2020, sepertinya tidak bisa diatasi oleh pemerintah, sehingga setiap turun hujan sejumlah lokasi terus mengalami kebanjiran.

Seperti, Sabtu sore(25-4) hujan yang turun dengan lebat, membuat Pemukiman warga di Jalan Abri Panyabungan II terendam, perumahan warga di Panyabungan Jae juga terendam yang membuat warga hingga Minggu dinihari(26-4) tidak bisa tidur karena berjaga -jaga.

Banjir Jln. ABRIYang parahnya, Jalan Willem Iskander di titik Jembatan Aek Mata – Mesjid Raya digenangi air, Serta titik Ruko disekitar Sipolu -polu hingga Minggu dinihari(26-4) masih tergenang membuat warga yg melintas harus pelan – pelan.

Persoalannya, kenapa tidak bisa diatasi, apakah memang sudah tidak ada solusi, apakah karena tersumbat karena warga yg membuang sampah ke parit, atau memang Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Panyabungan, Lurah se Kota Panyabungan dan Kades sudah tidak peduli dengan kondisi Kota Panyabungan, yg bisa menjawabnya adalah mereka juga.

Mengutip status Longgasari di akun Facebooknya, sepertinya kesalahan warga juga banyak, karena membuang sampah ke parit/drainase,sehingga tersumbat dan hujan sedikit sudah banjir dan menggenangi rumah warga, entahlah, kita tanya pada rumput yang bergoyang.

Mengutip komentar warga di Pasar Panyabungan, sampai kapanpun Kota Panyabungan akan tetap jorok dan banjir, jika pemerintah dan rakyat tidak bersinergi mengatasi sampah -sampah yang berserakan dan dibuang ke drainase/parit.

Penulis tidak bermaksud mendiskreditkan Bupati dan Wakil Bupati Madina, tapi sudah selayaknya pimpinan daerah itu memberikan sinyal kepada pejabat yg berkompeten untuk segera mengayadinya, agar Kota Panyabungan benar – benar bersih dan tidak banjir lagi.

Bagaimana caranya..?  Bukankah staf Bupati semuanya S1 dan banyak juga S2 yang mampu mencari solusi,bukan mampu membuat laporan Asal Bapak Senang (ABS) dan kapan pemerintah bisa mengatasi sampah dan drainase yang tumpat..?  Entah la( Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.