Harapan 5000 Pemilik Facebook, Jalinsum Rawan Lakalantas di Madina Ditembok

Tikungan maut tempat jatuhnya L300 dan Honda Vixion di Dekat Akbid /Foto: JokiNasution.

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Sejumlah pemilik akun Facebook, sejak terjadinya Lakalantas di tikungan Akbid Desa Parabangunan Kec.Panyabungan Kab.Madina,beberapa hari lalu mengharapkan agar Gubsu HT.Ery Nuradi dan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution,untuk segera menembok setiap tikungan yang ada di Jalan Lintas Sumatera(Jalinsum) yang memang rawan lakalantas.

            “ Pak Gubsu maupun Kapolda Sumut, serta Bupati Madina harusnya segera membangun tembok pengaman disetiap tikungan Jalan Lintas Sumatera(Jalinsum) yang ada diwilayah Mandailing Natal,sebab sudah banyak korbannya,” sebut pemilik Akun Facebook yang mengirimkannya ke Facebook Redaksi Malintangpos Online(18-05) siang.

            Selain, membuat tembok, juga banyak pemilik akun Facebook yang mendesak Gubsu dan Bupati Madina,membuat polisi tidur saja menjelang tikungan-tikungan berbahaya agar pengendera kenderaan berjalan lambat di daerah tikungan yang ada polisi tidurnya, sebab jika dibiarkan akan menambah korban dimasa mendatang ini.

            Sedangkan Supir Taxi jurusan P.Sidimpuan- Kotanopan Haman Nasution.menilai soal tikungan disekitar Akbid Desa Parbangunan Panyabungan,sudah lama mengambil korban jiwa dan korban luka-luka, namun pemerintah membiarkannya terus, tanpa ada solusi untuk mengatasinya.

            Padahal, katanya, lihat saja tikungan parkonasan diwilayah Pakkat Kecamatan Lembah Sorik Merapi, sebelum ditembok sudah puluhan warga tewas di daerah tikungan itu dan setelah ditembok ngak pernah ada kedengaran lagi lakalantas di daerah itu.

            “ Setiap tikungan Jalinsum yang ada diwilayah Mandailing Natal, harus segera ditembok guna untuk pengamanan pengguna jalinsum dimasa mendatang ini,” katanya.(red).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.