Terkait PETI di Batang Natal dan Linggabayu, DPRD Madina Harus Tinjau Lokasi Tambang

MEDAN(Malintangpos Online): Maraknya Pertambangan Tanpa Izin ( PETI) memakai Excavator dan Dompeng diwilayah Kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, akhir – akhir ini, sebaiknya DPRD Turun Langsung melihat rusaknya lingkungan di dua(2) daerah tersebut.

” DPRD Mandailing Natal, sangat diharapkan warga di Sepanjang DAS ( Daerah Aliran Sungai ) dan sekitar lokasi Tambang, untuk melihat lingkungan daerah itu, sebelum muncul Bencana Alam,” Ujar Aktivis Lingkungan Sumut, M.Rizal Hanafi Pulungan,S.Sos, Minggu(31/08) di Jln.Sisingamangaraja Kota Medan.

Aktivitas PETI yang semakin hari semakin berani itu, harusnya Segera di Stop Pemerintah Mandailing Natal, karena nampak jelas telah merusak lingkungan daerah itu.

” Janganlah dibiarkan lingkungan daerah itu rusak, karena yg menjadi korban nanti warga daerah itu,” ujar Pulungan.

Harapannya..? Tanya Wartawan ” DPRD Madina segera turun untuk melihat kondisi Lingkungan yg rusak, jangan setelah muncul bencana baru sibuk DPRD,” katanya ( Lin/ Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan…..

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Ka.Kwarcab Madina Apresiasi Pelaksanaan PERSAMIS Kwarran Siabu

    SIABU(Malintangpos Online): Kegiatan Perkemahan Sabtu, Minggu dan Senin (PERSAMIS) yang digelar Kwartir Ranting(Kwarran) Kecamatan Siabu, yang diikuti 250 orang peserta dari Penggalang di Lapangan SDN 031 Aek Mual, dari Sabtu(20/06)…

    Read more

    Continue reading
    Panyabungan Darurat Sampah, CCTV Dipasang, Sampah Terus Menumpuk

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah mengaku heran dengan sikap Bupati dan Kadis Lungkungan Hidup Madina, yang tidak mengambil tindakan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses