Kades Mengeluh, Fraksi Demokrat Soroti Penggunaan Dana Desa di Mandailing Natal

H.Binsar Nasution Fraksi Demokrat DPRD Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Juru bicara Fraksi Demokrat DPRD Madina H.Binsar Nasution, mengutatarakan Fraksi Demokrat sangat menyayangkan banyaknya Pihak – pihak lain yang memasukkan sejumlah permintaan program agar dimasukkan di APBDes, tetapi tidak ada di programkan dalam Musrenbangdes.

” Sudah beberapa tahun belakangan ini kita selalu mendengae pembicaraan di tengah – tengah masyarakat maupun membaca di Media Sosial, tentang penggunaan  Dana Desa(DD) yang kurang bermanfaat dab tidak bersumber dari usulan masyarakat,” Ujar Jurubicara Fraksi Demokrat DPRD Madina H.Binsar Nasution, Jumat(19/09) saat membacakan 1 Lembar Pandangan Fraksi Demokrat dihadapan Wakil Bupati, Ketua DPRD, pada Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar P.APBD Tahjn 2025.

Contohnya, Ujar Binsar Nst, pengadaan bibit, pelatihan life skill, dan belakangan ini banyak juga orang yang tidak tahan melihat orang lain dapat keuntungan sesaat dari penggunaan dana desa seperti diatas.

Kata dia, belakangan ini kami mendapat laporan dari aparat desa adanya permintaan pengadaan buku agama untuk dianggarkan di dana desa

Padahal , tidak ada dalam musrembangdes maupun APBDes, sayangnya pihak yang meminta ini dimasukkan di dalam APBDes, di duga adalah kelompok senior senior yang dihormati dalam keagamaan.

” fraksi partai demokrat sangat menyayangkan ini, karena kami mengkhawatirkan akan mengakibatkan hancurnya kredibilitas marwah orang-orang yang dicurigai menjadi inisiator pengadaan buku dalam dana desa ini,” ujar H.Binsar Nasution.

Disebutkannya, kalau dan kehormatan mereka sudah digadaikan, kemana lagi ummat akan mengadu, maka akibatnya kehancuran moral sosial di engah masyarakat akan semakin terpuruk,
tungan Umum Fraksi Partai Demokrat

” tidak ada lagi yang menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat. barangkali suatu saat, meskipun orang tidak akan percaya, kalau orang-orang ini kita biarkan ikut terlibat dalam urusan dana desa,” ujarnya

Semoga ,orang-orang tersebut dan pemerintah daerah mendengar ini dan mencegahnya jangan sampai terjadi karena masih ada kesempatan untuk menghentikannya.

Ditempat yg sama Ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis,SH, juga mwnyampaikan agar kedepan jangan ada lagi Perubahan APBDes, kalau tidak urgen betul.( Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Terima 500 Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Minta Perusahaan Proaktif

    DELISERDANG(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima 500 keping kartu BPJS Ketenagaakerjaan bagi pekerja rentan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran…

    Read more

    Continue reading
    Kehadiran CV.Sumber Batu Menunjukkan Tren Positif Untuk Pengembangan Olahraga di Madina

    KOTANOPAN (Malintangpos Online): Sinergi antara sektor swasta dan pengembangan bakat olahraga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Direktur CV Sumber Batu, Maraginda…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses