
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Kok Bisa Ia 6 X Tahun Anggaran Nggak Selesai,” Kalimat itulah yang pas disampaikan kepada Dinas PUPR dan PMI Mandailing Natal.
Kenapa rupanya..? Sesuai informasi yang diterima Wartawan dari Pihak PUPR Madina, bahwa anggaran Pembangunan Gedung PMI Madina, sudah 6 Kali(X) anggarkan belum juga selesai.
” Dana untuk pembangunan Gedung PMI Madina sudah Rp 1.314.362.954,6, belum juga selesai,” Ujar Sekretaris LSM.Genta Madina,Chandra Siregar, Rabu(12/11) disela -sela Kunjungan Komisi 3 DPRD Madina Ke lokasi Pembangunan Gedung PMI.

Kata dia, Hari ini, Rabu(12/11) Komisi III DPRD Madina,tinjauan lapangan ke pembangunan gedung Markas PMI ( Palang Merah Indonesia ).
Kata dia, dari data yang di dapat dari Bidang Tataruang Dinas PUPR Madina, Pembangunan gedung Markas PMI tersebut sudah memasuki penganggaran Ke – 6 X.

Antara lain, Tahun 2018 Dinas PUPR menganggarkan pembangunan ruang staf dengan nilai kontrak Rp 194.600.000. Pembangunan lanjutan tertunda di 2 tahun yakni 2019 dan 2020.
Selanjutnya Dinas PUPR kembali mengalokasikan anggaran ditahun 2021 dengan progres pekerjaan pembangunan Ruang Bidang, Slop Aula dan Kolom Aula dengan nilai kontrak Rp.198.656.000.-

Untuk tahun 2022 sendiri lanjutan Pembangunan gedung markas PMI ini menelan anggaran Rp.198.600.000 untuk pembangunan balok Aula dan lantai.
Dan tahun 2023 berlanjut ke pekerjaan dinding, kusen dan teras lantai satu dengan nilai kontrak Rp.192.689.000.
Sedangkan, Tahun 2024 sendiri tahapan lanjutan pembangunan markas PMI ini kembali dialokasikan anggaran senilai Rp.198.554.000 untuk pekerjaan kolom lantai dua gedung PMI.

Dan tahun anggaran 2025 ini, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran senilai Rp. 525.863.760 dengan pekerjaan dinding lantai 2 dan atap.
Kepala Bidang Tataruang Dinas PUPR Madina Ahmad Basri yang dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun 2025 ini progres pekerjaan per( 11/11/) mencapai 34,12 persen plus.
” sampai Selasa kemaren, progres nya sudah 34,12 persen dan saat ini progres sedang pembuatan atap gedung dan optimis pekerjaan akan selesai sesui kontrak,” kata Basri Rabu( 12/11).

Diakui Basri bahwa pembangunan Markas PMI, yang berlokasi di Desa Parbangunan dekat dengan bangunan RSU Madina itu pembangunan nya secara bertahap dimulai tahun 2018 lewat.
” Namun di tahun 2019 dan 2020 pembangunan sempat stop karena Covid19,” ujar Basri.
Kata Basri, Pembangunan gedung dilanjutkan pada tahun 2021, 2022,2023 sampai 2025 ini.
” Dan sesuai progres pembangunan tahun 2025 yang dikerjakan CV Bejana Utama ini masuk ke minggu ke 8 sudah 34,12 persen plus,” ujar Basri.
Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Madina, Teguh W Hasahatan Nasution,SH.MM, kepada Wartawan, membenarkan bahwa Pembangunan Gedung PMI Madina sudah 6 X anggarkan.
” Benar 6 X anggarkan belum selesai, harusnya sudah selesai itu,” ujarnya sambil geleng kepala( Dita/Isk)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








