Empat Jam Melawan Arus, Bupati Madina Tiba di Siulangaling dan Mengucap Maaf Kepada Warga

SIULANGALING(Malintangpos Online):Arus sungai yang deras harus dilawan, perjalanan panjang selama empat jam dengan perahu robin pun tak terelakkan.

Di tengah keterbatasan akses, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution tetap menyusuri sungai parlampungan menuju Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Sabtu (13/12).

Siulangaling adalah wilayah yang juga terdampak banjir. Ada empat desa di Siulangaling yakin Hutarimbaru, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II, dan Ranto Panjang.

Saipullah datang bersama rombongan membawa bantuan untuk warga terdampak.

Namun yang dibawa bukan sekadar logistik, melainkan kepedulian di tengah keterisolasian yang lama dirasakan warga.

Lokasi pertama yang dikunjungi Saipullah adalah Desa Hutarimbaru.

Saat perahu merapat dan kaki menginjak tanah Siulangaling, suasana berubah hening.

Warga menatap dengan mata berkaca-kaca, seakan melihat seseorang yang lama dinanti untuk pulang. Duka seketika hilang, pecah dengan tawa dan sorakan dari warga.

Usai dari Desa Hutarimbaru, Saipullah melanjutkan perjalanan ke Desa Lubuk Kapundung I.

Kedatangan Saipullah bertepatan dengan kumandang azan Ashar. Anak-anak, orang dewasa hingga para orang tua perlahan mendekat dan menyalami.

Sorot mata Saipullah terlihat dalam dan penuh arti. Seolah tak mampu berkata banyak, ia menyaksikan langsung luka warganya. Sore itu duka dan kerinduan bertemu dalam diam.

Usai melaksanakan salat, Saipullah langsung menuju lokasi pertemuan dengan warga.

Dalam kesempatan itu, kata pertama yang terucap hanyalah permintaan maaf. Sebuah kata sederhana, namun diucapkan dengan nada yang tulus.

“Maaf kami datang terlambat ke wilayah ini. Tiga hari sesudah bencana kami sudah di Singkuang dan sempat ingin ke sini, namun dari laporan Camat, akses menuju lokasi belum dapat dilalui,” ucapnya.

Meski demikian, Saipullah menegaskan bahwa pemkab tetap memantau kondisi wilayah tersebut dan terus menerima laporan dari kecamatan serta desa-desa terdampak bencana.

Permintaan maaf itu disambut warga dengan hati yang lapang. Tak ada amarah, hanya pengertian dan harapan, bahwa mereka tidak dilupakan(Dita/Nanda/Izal)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bawa Ratusan Logistik Pengungsi Sinabung, Rapidin Simbolon Tegaskan PDI Perjuangan Hadir di Tengah Rakyat

    KARO(Malintangpos Online): Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di lokasi pengungsian Desa Sukatengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten…

    Read more

    Continue reading
    Siap Engkol Mesin Perekonomian, Pengurus Kadin Madina di Lantik

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2026–2031 resmi dilantik pada Kamis (3/9/2026) di Aula Ladang Sari, Desa Panggorengan Kecamatan Panyabungan. Pengurus Kadin Madina…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses