
SINGKUANG(Malintangpos Online): Kapolda Sumatera Utara, Irjen Wisnu Hermawan Februanto, mengutarakan bahwa Pelaku Narkoba Yang Sempat Melarikan Diri sudah ditangkap kembali oleh Polisi.
” Saya bersama Bupati , Dan Ramil mengecek situasi Polsek MBG ( Muara Batang Gadis) disini, kami melihat bahwa situasi sudah terbakar,” Ujar Kapolda Sumatera Utara, Irjen Wisnu Hermawan Februanto, Senin (22/12) saat berkunjung ke Desa Singkuang untuk melihat dari dekat Mapolsek MBG yang dibakar Massa.
Kata Kapoldasu, Kami sudah berhasil menangkap terduga pelaku yang sedang berjalan dari Madina kesini .

Yang kedua, ujar Kapolda,kami melakukan musyawarah bersama masyarakat untuk bisa membangun Polsek ini sesegera mungkin .
Kata Kapolda, pembangunannya Dibantu oleh pak Bupati , TNI dan masyarakat sekitar.
” Membantu membangun Polsek ini sehingga Minggu ini juga Polsek ini beroperasi kembali.” Ujar Kapolda.
Yang ketiga, kami bersama masyarakat sudah bermusyawarah untuk segera sama – sama memberantas narkoba yang ada di kecamatan sini.

” Tugas ini, saya bersama bapak Bupati dan TNI akan secara serius memberantas tempat tempat dan bandar yang ada disini ,” ujarnya ketika ditanya Wartawan.
Kata dia, Itu akan mempercepat situasi kondusif di wilayah MBG (Muara Batang Gadis ) ini.
Bahkan, Ujar Kapolda, Hal yang dilakukan kerjasama antara TNI – Polri , Pemda serta masyarakat , tokoh agama , tokoh masyarakat sangat kuat dalam mebina ke kondusifan Disini .
” Inilah suatu masalah yang harus kita pecahkan secara bersama untuk masalah narkoba tadi,” katanya .

Disebutkannya, Untuk bisa melaksanakan kegiatan kegiatan yang menjadi keresahan di masyarakat terutama masalah narkoba
Kapolres Aku Ada Kesalahan

Sebelumnya, Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh,SH.S.IK, mengakui adanya kesalahan prosedur dalam penanganan terduga pengedar narkoba di Polsek Muara Batang Gadis.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolres ketika bertemu dengan masyarakat Desa Singkuang 1 dan Singkuang II, Kecamatan Muara Batang Gadis, Minggu (21/12).
Terkait penanganan terduga pengedar yang diserahkan masyarakat saya akui ada kesalahan.
” Saya sebagai pimpinan polisi tertinggi di Mandailing Natal dan saya yang bertanggung jawab,” ucap Arie Paloh dihadapan masyarakat.

Dalam video tersebut, Kapolres Madina juga menjelaskan terkait kronologi larinya terduga pengedar narkoba dari Kantor Polsek Muara Batang Gadis.
Hal inilah yang menjadi pemicu kemarahan masyarakat, hingga akhirnya membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis.
Saya juga akan segera memberikan tindakan kepada para petugas kepolisian yang diduga terlibat.
” Baik itu, membekingi ataupun pemakai narkoba. Saya juga selalu melakukan pengecekan urin,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, hadir juga Bupati Madina, Saipullah Nasution dan beberapa anggota DPRD Madina.
Serta dihadiri oleh Danramil 17/Natal dan beberapa tokoh masyarakat(Isk
Sumber Berita : Vidio Yg Beredar dan Davi Nst.
Admin : Iskandar Hasibuan








