Aktivis dan LSM Bingung Dengan Langkah Polisi Melakukan Penertiban PETI di Mandailing Natal.

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Aktivis Hukum Sumut, Abdul Rahman,SH.MH dan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM)Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengaku bingung dengan langkah Polisi, baik Polsek dan Polres Mandailing Natal.

” Jelas – Jelas sudah salah dan PETI ( Pertambangan Emas Tanpa Izin ) di Kec.Linggabayu, masih dihimbau, bukan ditertibkan, kita jadi bingung dan heran,” Ujar Aktivis Hukum Sumut, Abdul Rahman,SH.MH, Minggu malam(29/03) Via WhatsApp nya dari Kota Medan ketika dihubungi.

Harusnya, Kapolres Madina, AKBP.Bagus Priandy.S.IK.M.Si dan Kapolsek Linggabayu tertibkan kegiatan/Aktivitas PETI di daerah tersebut yang saat ini makin marak.

Salah satu lokasi Tambang Emas di Kec.Batang Natal/Dokumen

Dan seluruh Anggota DPRD Dapil 3 dari berbagai Parpol dan Bupati Madina,H.Saipullah Nasution,SH.MM, mendukung Kapolres dalam melakukan penertiban PETI.

Kenapa..? Berapa Milyar hasil PETI masuk ke kantong Oknum – Oknum tertentu diwilayah Mandailing Natal, yang seharusnya Menjadi Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Mandailing Natal.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, juga mengaku ikut bingung dengan langkah Polisi, Bupati dan 40 wakil rakyat terkait PETI di Mandailing Natal.

Kenapa..? Bupati buat surat tidak ada tindak lanjut, 40 Wakil Rakyat mayoritas Bungkam dan Membisu, Polisi menghimbau terus, walau ada Penertiban hanya Tebang Pilih alias tidak seluruhnya.

Tentu, kita yg terus berjuang untuk menjaga kerusakan lingkungan hanya capek dan bisajadi menjadi bahan tetawan dari Polisi dan oknum – Oknum yg melibatkan diri di aktivitas PETI.

” Jika memang Polisi, Bupati dan DPRD tidak bisa menertibkannya, mendingan PETI dibebaskan saja agar para Penambang tenang merusak lingkungan di Mandailing Natal,” katanya Minggu malam(29/03) di Alun – Alun Panyabungan( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pekerja Tambang Emas di Kec.Kotanopan Meninggal Dunia di Timpa Pohon Aren

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Pekerja Tambang Emas Ilegal berinisial A alias Awe 43 tahun warga Sunda, tinggal di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal, Meninggal Dunia tertimpa pohon Aren saat…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Putuskan PJJ Berakhir, Kualitas Udara Masuk Kategori Layak

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memutuskan untuk mengakhiri pemeberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selaras dengan kualitas udara yang sudah masuk pada ketegori hijau atau layak. Keputusan mempercepat anak-anak tingkat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses