
PANYABUNGAN(Waspada.Id): Sejumlah warga yang melintas di Jalan Nasional & Lintas Timur Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, khususnya Ber Plat BA, BK, B dan BM, Selalu tersenyum ketika melintas disekitar Kota Panyabungan, karena disejumlah titik Kota Sampah dibiarkan Menumpuk.
” Mungkin Bupati Madina dan staf Lingkungan Hidup, tidak pernah melintas dari Kayujati – Pidoli, khususnya Jalan Nasional dan Jln. Lintas Timur,” Ujar Pengemudi Mobil Plat BA, asal Desa Mompang Julu Kec.Panyabunga, MP.Nasution, Selasa(5/05) di Simpang Jalan Pemuda Kel.Panyabungan II Kec.Panyabungan.

Kenapa rupanya..? Lihatlah tumpukan Sampah di simpang Jln.Pemuda. simpang Jln.Pendidikan, Jln.Al Falah, Jln.Adam Malik serta disejumlah Jln.Abd.Haris Nasution.
Padahal, sesuai keterangan warga di sejumlah Kedai Kopi dan Cafe, mayoritas warga yg bermukim di Sepanjang Jalan Willem Iskander Kota Panyabungan dikutif Retribusi Sampah.
Mungkin Petugasnya Capek..? Tanya Wartawan ” Namanya Kerja ia capek, yg kita takutkan Kabid dan Kadis DLH ngak punya niat yg baik untuk mengelola kebersihan, atau mungkin anggarannya ngak cukup.
Seharusnya, DPRD Madina memanggil Kadis Lingkungan Hidup dan Bupati Madina, apa kendala yang dihadapi oleh Bupati dan DLH soal Sampah di Ibukota Mandailing Natal.

” Anggota DPRD Jangan bungkam dan membisu soal Sampah di Kota Panyabungan, apa nggak malu warga luar Madina yg melihat tumpukan sampah tersenyum,malu dong,” katanya..

Plt.Kadis Lingkungan Hidup ( DLH) Kab.Madina, Ahmad Sailulolloh Nasution yg dikonfirmasi, Via WhatsApp nya, Selasa(05/05) hingga berita ini dikirim ke Redaksi, belum memberikan jawaban(Isk/Dita)
Admin : Iskandar Hasibuan.








