Dugaan Pembunuhan Dilokasi Tambang Emas di Kilometer 2 Hutabargot Dilaporkan Ke Polres Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dugaan pembunuhan di lokasi Tambang Emas Ilegal di Kilometer Dua (Km2)Kecamatan Hutabargot dilaporkan ke Satuan Reskrim Polres Mandailing Natal ( Madina)..

” Iya benar pak, tadi saya baru saja membuat laporan pengaduan di Reskrim Polres Madina terkait dugaan pembunuhan yang dialami suami saya”, ujar istri korban di dampingi kuasa hukumnya Solahuddin Hasibuan,Kamis sore (21/05) ketika dihubungi Wartawan.

Demikian informasi tersebut diperoleh Wartawan, Sabru(23/05) dari sejumlah keluarga korban di Kota Panyabungan.

Laporan Polisi ( LP) tersebut tercatat dalam No. LP/B/214/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal dan diterima oleh Aiptu Panangaran Harahap.

Menurut istri korban atau pelapor RPY, ia dan keluarga besarnya sejak peristiwa meninggalnya suaminya dua bulan lalu, sudah menaruh kecurigaan besar atas penyebab kematiannya.

” Apalagi ada pengakuan dari petugas yang memandikan jenazahnya saat itu belakangan menyebutkan terdapat sayatan di pergelangan urat nadi suami saya di kedua tangannya, bahkan di telapak tangannya ada lobang”, ucap RPY.

Sementara Kuasa Hukum korban, Solahuddin Hasibuan mengungkapkan,pihaknya sudah mengantongi bukti kuat maupun saksi yang mengetahui dengan jelas peristiwa maut tersebut.

Karena itu pihaknya mendorong Satreskrim Polres Madina agar segera menuntaskan kasus yang berupaya disembunyikan itu.

” Ini soal nyawa anak manusia, hukum harus ditegakkan, dan siapa saja pun yang terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan di lobang maut tambang Hutabargot itu harus dibuka secara transparan, mereka harus diseret ke meja hukum”, ucap Solahuddin Hasibuan.SH.

Dikatakan Solah, awalnya kasus tersebut disetting seolah – olah almarhum suami kliennya adalah korban tertimbun tanah longsor di dalam salah satu lobang tambang kilometer 2 Hutabargot.

Namun belakangan muncul pengakuan dari sejumlah orang yang mengaku tau persis peristiwa sadis itu.

Pihaknya juga kata Solah telah siap bila nantinya kuburan almarhum terpaksa dibongkar untuk kepentingan autopsi untuk mencari alat bukti.

“Karena ini peristiwa besar dan tergolong sangat kejam, kami minta Kapolres Madina turun tangan dan mengusut tuntas kasus tersebut,” Ujarnya (Rel/WA/Red)

Admin :  Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    21 Juli 2026, Dinas Pendidikan Dukung Penuh Sosialisasi Bahaya Narkoba di Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sosialisasi Bahaya Narkoba Tingkat SMP dan SMA, yang akan diselenggarakan Panitia Generasi Penerus Bangsa Korwasis Madina pada 21…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2025 Ke -DPRD Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungngjawaban (LKPJ) Bupati terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 di sidang paripurna DPRD pada Rabu, 8 Juli…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses