BNN Targetkan Madina Masuk Zona Aman Narkoba Tahun ke-5 GDAD

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Badan Nasional Narkotika (BNN) menargetkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk zona aman narkoba pada tahun ke-5 program Ketahanan Resiliensi Desa/Kelurahan Berbasis Grand Design Alternatif Development (GDAD).

Hal itu disampaikan Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN melalui Direktur Alternatif Development Brigjen Pol. Edy Swasono di sela-sela kunjungannya ke Madina pada Selasa, 9 Juni 2026.

Keberhasilan program diukur melalui Indeks GDAD atau Indeks Kerawanan Narkotika.

” Saat ini program memasuki tahun kedua. Pada tahun kelima, pemerintah menargetkan status kerawanan wilayah turun dari zona Bahaya menjadi Waspada hingga akhirnya Aman,” kata dia.

Edy mengungkapkan, secara data, pengalihan satu penanam ganja atau tumbuhan terlarang dapat menyelamatkan sekitar 400.000 orang dari penyalahgunaan serta menghemat biaya rehabilitasi hingga Rp1,2 triliun.

Sementara itu, Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan GDAD fokus membangun kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan sektor kerajinan. Salah satunya pembuatan tusuk sate dan kerajinan lainnya.

“Hasil produksi masyarakat nantinya ditampung BUMDes sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir ketidakpastian pasar. Masyarakat hanya perlu fokus memproduksi, sementara BUMDes akan membeli dan menjualnya ke daerah yang membutuhkan,” kata dia.

Saipullah menambahkan, nantinya program ini akan diperluas ke sektor perkebunan seperti kopi dan tembakau. “Pemkab Madina tentu menyambut baik inisiatif BNN ini. Bantuan yang diberikan akan meringankan beban anggaran daerah dalam menyejahterakan masyarakat,” lanjut dia.

Bupati berharap GDAD berkelanjutan sehingga benar-benar menjadi solusi nyata menekan angka penyalahgunaan narkotika. “Melalui edukasi dan penyediaan sarana produksi, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi terjebak di lingkaran hukum, melainkan meraih kesejahteraan melalui usaha halal dan produktif,” pungkas Saipullah.

Program ini dicanangkan berjalan dengan kolaborasi lintas sektor, termasusk keterlibatan KPH VIII yang menyediakan mesin tusuk sate dan bibit tanaman(Dita/Isk).

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading
    Delapan Desa di Mandailing Natal Ditarget Teraliri Listrik Tahun 2026

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Sebanyak Delapan( 8) Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditargetkan akan teraliri listrik PLN pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution saat membacakan pidato…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses