
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengaku heran dan bingung sikap dari sejumlah Kepala Sekolah di Kabupaten Mandailing Natal.
Kenapa..? Untuk menonton Animasi di tingkat Sekolah Dasar (SD) murid dipungut biaya Rp 15.000 sampai Rp 20.000 Per Orang,
” kegiatan menonton di Sekolah ini menjadi sorotan bagi Orangtua siswa & masyarakat dan menanyakan apa urgensinya menonton Animasi dengan dunia pendidikan,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, Selasa(29/09) di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Mandailing Natal.
Kata dia, padahal di Geogle banyak Vidio Animasi SD Mulai dari Kelas I sampai VI, makanya banyak orangtua siswa memper tanyakan kutifan tersebut dan sepertinya Kepala Sekolah dibodohin oknum yang membawa Animasi tersebut disekolah – sekolah.
Terkait adanya program menonton Animasi di tingkat SD ini, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dr Mhd Faisal Situmorang, Senin (28/09/2026) yang dikonfirmasi Wartawan mengakui tidak ada program menonton dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Dipastikan tidak ada program menonton dari Dinas, untuk lebih pasti ditanyakan ke Sekolahnya” Tegasnya.
Salah satu wali murid di SDN Panyabungan mengaku heran dengan program menonton animasi ini dengan pungutan biaya Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per Orang.
“Heran juga ada menonton seperti animasi begitu di Sekolah dengan biaya Rp 15.000 per Orang” Ungkap Seorang wali murid sambil angkat bahu.
Kan tidak dipaksa..? Orangtua siswa pasti manut kepada Guru, apalagi siswa/i pasti ” Menangis ” minta duit untuk Nonton kepada orangtuanya.
” Yang jelasnya salahnya di Guru dan Kasek, karena Kadis Pendidikan saja, nyatakan tidak ada Nknton, kenapa Kasek dan Guru membuat Nonton di sekolah waktu jam pelajaran?” Ujarnya.
Kepala SDN 087 Panyabungan, Irwansyah yang dikonfirmasi, Senin(28/09) Via WhatsApp nya, mengutarakan Terkait dengan kegiatan dimaksud diatas kami sampaikan tidak ada perintah siapapun, Baik Dinas maupun Pak Bupati , demikian juga halnya dengan Kepsek.
” Jadi kegiatan ini belum terlaksana di sekolah SDN 087( SDN12 Red) dan Yg melaksanakan kegiatan ini adalah pihak swasta dr Asahan,” Ujarnya.
Mohon izin kegiatan ini sudah kami batalkan dan mengembalikan uang bagi yg ikut tersebut, uangnya kami kembalikan, Berhubung kegiatan belum terlaksana. Ujar Kasek SDN 087, Irwansyah(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan..








