
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Genta Madina & Merpati Putih Tabagsel, mendesak Tujuh(7) Anggota DPRD Dapil Madina II, Untuk angkat bicara sekitar peristiwa Pembakaran Ekscavator milik Penambang Emas di DAS Batang Gadis sekitar Jambur Tarutung Kel.Kotanopan Kec.Kotanopan, Minggu Dinihari(04/10).
Ketujuh Anggota DPRD Dapil Madina II tersebut adalah 1. Indah Annisa, SE ,MM,2. Muslim Pulungan , SE . 3. Awaluddin ,4. Muhammad Rizky Habibi , S.AB , 5. Irham Syururi Nasution,6. Erwin Efendi Nasution,7. Rahmat Risky, SE.
Desakan Pengurus LSM tersebut disampaikan kepada Wartawan Via WhatsApp,Minggu Malam(04/10) sekitar aksi massa yang membakar Ekscavator milik Penambang Emas Ilegal di Kecamatan Kotanopan.
Sekretaris LSM.Genta Madina, mengaku kecewa dengan Satgas PETI Mandailing Natal, karena aksi PETI ternyata sering main dimalam hari, nggak mungkin Lurah, Camat dan Kapolsek tidak mengetahui ada Penambangan di DAS Jambur Tarutung.
” Nggak mungkin kegiatan PETI tersebut tidak diketahui oleh Camat dan Kapolsek, karena lokasinya sangat dekat sekali dari kantor mereka,” ujarnya.
Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengatakan aksi massa itu wajar memuncak, karena Mesjid disekitar DAS(Daerah Aliran Sungai) Batang Gadis tersebut bisa Amburuk jika terus terjadi Pengerukan.
Karena itu, Kita dari LSM mendesak 7 Wakil Rakyat Dapil Madina II , Memintak Kapolres Madina dan Kapolda Sumut, segera Menangkap Oknum Pemilik Ekscavator yang dibakar massa.
” Jelas ada Satgas PETI, ada Undang – Undangnya soal Minerba, kenapa Polisi tidak bertindak, atau jangan – jangan ada Oknum APH yang beking pemilik Ekscavator agar sesukanya Menambang,” ujar Khairunnisyah.
Kata dia, kita dari LSM.Genta Madina & LSM.Merpati Putih Tabagsel, ikut mendukung 7 Anggota DPRD Dapil Madina II agar mendesak Polisi ” Menangkap ” pemilik Ekscavator(Red)
Admin : Iskandar Hasibuan.








