
PANYABUNGAN(MalintangposcOnline): Mantan Anggota DPRD (2009- 2014) Mandailing Natal, Iskandar Hasibuan, mengutarakan Logikanya memang, Wakil Bupati itu pejabat negara, orang Kotanopan asli, tinggal telepon Kapolres selesai. Kenapa harus suruh warga yang melapor..?
” Kalau kita baca dari sisi pemerintahan, ada 2 kemungkinan kenapa dia begitu, Secara hukum dia tidak boleh main telepon,
Wakil Bupati bukan atasan Kapolres,” Ujar Mantan Anggota DPRD (2009- 2014) Mandailing Natal, Iskandar Hasibuan,Senin Malam(05/10) saat Dialog dengan sejumlah Wartawan di Kota Panyabungan sekitar Audensi Warga Kotanopan yang tayang disejumlah media Online.
Kalau dia telepon langsung ” Tangkap itu”, itu bisa dianggap intervensi. Di negara kita, semua harus ada Laporan Polisi (LP) dulu.
” Tanpa LP dari warga atau Nazir Masjid yang dirugikan, polisi tidak punya dasar hukum untuk menindak PETI. Jadi dia lempar bola ke warga biar prosedurnya sah, bisa jadi,” Ujar Iskandar.
Kedua, Secara politik dia jaga posisi.Ini yang warga Kotanopan rasakan. Kalau Wakil Bupati yang melapor, dia yang akan berhadapan langsung dengan beking PETI itu jika ada.
” Kalau warga yang melapor, kalau ada apa-apa, yang berhadapan warga dulu. Itu terkesan cuci tangan, bukan nuduh, kemungkinan,” kata Iskandar lagi.
Dan memang ada yang janggal di sini. Kalau alasan dia “lapor kalau dekat fasilitas umum dan Masjid”, lho excavator yang dibakar itu buktinya sudah dekat sekali dengan Masjid. Kurang dekat apa lagi? Harus masuk ke dalam Masjid baru dianggap dekat?
Pendapat saya,Wakil Bupati sudah setengah benar karena mau menerima audensi. Tapi dia belum berani ambil risiko sebagai “anak Kotanopan”
Seharusnya, sebagai Wakil Bupati dan sebagai orang Kotanopan, dia yang ikut tanda tangan di laporan warga itu, bukan cuma menyuruh.
Kata Iskandar, Jadi Warga audiensi lagi, warga bisa bilang begini “Terima kasih arahannya Bu Wabup. Kami sudah buat LP ke Polres Madina.
” Kami mohon Bu Wakil sebagai orang Kotanopan ikut menandatangani LP ini sebagai saksi yang mengetahui bahwa PETI itu memang dekat Masjid. Biar Polres lebih cepat bergerak.” Kata Iskandar Hasibuan yang juga Mantan Ketua DPC.PDI Perjuangan Mandailing Natal itu.
Disebutkan Iskandar, Kalau dia mau tanda tangan, berarti dia serius. Kalau dia tidak mau, warga jadi tahu sikap aslinya Wakil Bupati Madina(Dita/Nor/Sur)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM








