Dinkes Madina Sudah Luncurkan Layanan Call Center 119

Kadis Kesehatan menyampaikan peluncuran Call Center 119 kepada Wartawan di Panyabungan

PANYABUNGAN (MalintangPos online) : Untuk mempermudah akses pelayanan kasus kegawat daruratan kesehatan. Dinas Kesehatan Kab. Mandailing Natal belum lama ini sudah meluncurkan layanan Call Center 119. Program ini sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan yang meluncurkan sistem Penanggulangan Gawat Dadurat Terpadu (SPGDT) Call Center 119.

Hal ini dikatakan Kadis Kesehatan Kab. Mandailing Natal, drg. Ismail Lubis, Selasa (17/1) di Panyabungan di sela-sela acara silaturrahmi antara Dinas Kesehatan Madina dengan Wartawan di kab. Mandailing Natal.

Dikatakannya, terkait dengan layanan Call Center 119 adalah Program pelayanan kesehatan yang diperuntukkan untuk meningkatkan harapan hidup masyarakat menjadi tinggi.

“Layanan Call Center 119 akan melayani orang kecelakaan, orang hamil, orang sakit semua yang berkaitan dengan kesehatan. Pelaksanaan pra rumah sakit artinya sebelum sampai ke rumah sakit. Kemudian kita sering mendengar wisata pasien, pasien yang ditolak oleh rumah sakit sehingga pasien jadi muter-muter ke rumah sakit lain akhirnya dibawa pulang,” ucap Ismail.

 Layanan ini berdasarkan data dari rumah sakit, jadi tiap hari harus update ke kita berapa bed yg kosong, ruang ICU yang kosong, alat yang siap, ambulannya yang kosong. Data harus diupdate tiap ganti siff dan dikirim ke kita melalui laporan itu kita bisa pantau jika ada pasien”, ujarnya.

Dengan adanya call center 119 ini, menghasilkan nilai positif, dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai kesehatan, lebih istimewanya lagi pelayanan yang diberikan secara cepat. Jadi  Call center 119 ini untuk memudahkan masyarakat yang sakit untuk mendapat informasi atau tindakan penyelamatan pertama serta informasi pertolongan pertama.

Ditambahkan Ismail, program ini berdasarkan Permenkes No. 19 Tahun 2016 bahwa tiap Dinas Kesehatan  wajib memiliki layanan Call Center 119 yang komandonya dari jakarta, kita sebagai PSC nya  (Public Safety Center) jadi kalau ada telpon langsung terhubung ke Jakarta dulu, lalu dari Jakarta disalurkan ke area orang itu telpon

Urgensinya untuk menolong pasien dengan cepat,  jadi sekarang tidak ada istilah pasien tidak mampu tidak bisa dirawat, semua pelayanan ini gratis. Untuk konteks Mandailing Natal  kita sedang mengurus eksentennya. Diharapkan masyarakat mau menggunakan fasilitas ini karena ini sangat berguna sekali untuk menurunkan angka kematiaan baik angka kecelakaan dan angka kematian ibu, menurunkan angka kesakitan . (Lkt)

Admin : Dina Sukandar A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Mengapa Oplah di Huraba Menjadi Masalah Serius?Sebuah Studi Kasus untuk Penguatan Program Nasional (1)

*** Oleh : Ludfan Nasution, Koordinator Mandailing Epicentrum *** Program Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah) merupakan bagian dari agenda besar pemerintah untuk memperkuat produksi pangan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Secara prinsip,…

Read more

Continue reading
Kapolres Pasaman Terima Kunjungan Sejumlah Awak Media

PASAMAN(Malintangpos Online): Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra,S.I.K didampingi Wakil Kapolres (Wakapolres) Kompol Muzhendra menerima kunjungan silaturahmi dari sejumlah awak media yangg bertugas di wilayah Kabupaten Pasaman, Rabu (26/8/2026). Pertemuan…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses