Sekitar Kisruh Dana Desa, DPRD Segera Panggil Kades dan Kadis PMD Madina

Mantan Ang.DPRD Madina Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Banyaknya akhir-akhir ini masyarakat yang melakukan protes dan membuat laporan ke Polisi, Kejaksaan, hingga ke KPK di Jakarta, membuat mantan anggota DPRD Madina (Priode 2009-2014) Iskandar Hasibuan, ikut angkat bicara, mendesak  Pimpinan DPRD segera memanggil Kepala Desa dan Kadis PMD Mandailing Natal, untuk Klarifikasi.

            “ Untuk menyelamatkan uang negara yang telah disampaikan pemerintah ke desa-desa diwilayah Mandailing Natal, sebaiknya Pimpinan DPRD memanggil Kades yang bermasalah dan Kadis PMD Madina ke DPRD,” ujar Mantan Anggota DPRD Madina (Priode 2009-2014) Iskandar Hasibuan, Minggu malam(7-12) di sela-sela acara Penabalan Marga kepada Istri KSP.Moeldoko Hasibuan di Gedung Serbaguna Desa Parbangunan Kec.Panyabungan.

            Menurut Iskandar, sesuai keterangan Ka.Inspektorat Madina bahwa pihaknya telah melimpahkan kasus DD dari berbagai desa ke Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, serta adanya protes dari pihak Kejaksaan sekitar yang disampaikan Inspektorat kepada sejumlah LSM dan Wartawan yang datang ke Kantor Inspektorat beberapa waktu lalu.

            “ Sejumlah LSM di Mandailing Natal, sempat mengatakan Inspektorat Pembohong, karena itu wajarlah DPRD ambil peran dengan memanggil seluruh kades yang bermasalah atau yang dilaporkan oleh masyarakat agar tidak timbul fitnah,” ujar Iskandar Hasibuan lagi.

            Catatan saya, ujar Iskandar Hasibuan, yang jelas-jelas dilaporkan masyarakat adalah Dana Desa(DD) Desa Kecamatan Pakantan, Kecamatan Bukit Malintang, Kecamatan Panyabungan Barat, kecamatan Panyabungan, Kecamatan Siabu, Kecamatan Ranto Baek, Kecamatan Muarasipongi dan Kecamatan Kotanopan, sampai sekarang ini tidak ada tindak lanjutnya.

            Bahkan, warga Desa Baringin Jaya Kecamatan Panyabungan Utara sampai menjumpai Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution ke rumah dinasnya, tentu langkah warga itu sudah jelas-jelas ada protes terkait Dana Desa, apalagi sejumlah LSM juga sempat turun langsung hendak membongkar Dana Desa Desa Aek Mual Kecamatan Siabu, walaupun akhirnya persoalannya tidak ada penyelesaiannya.

            Mungkin tidak ada unsur Korupsi..? apa sih susahnya bicara langsung kepada Wartawan dan disampaikan bahwa semua yang diadukan masyarakat tidak ada unsur korupsi, biar masyarakat tidak protes lagi, serta yang bagaimana dikatakanb korupsi, karena seperti Dana Desa(DD) Panyabungan Barat, jelas-jelas bangunanya amburuk, juga tetap bagus, itu namanya lucu.

            Saya pikir, ujar Iskandar, DPRD Mandailing Natal segeralah memanggil Kades dan Kadis PMD, serta jangan lupa ikut sertakan Bendahara Desa, TPK dan Camat serta Kasi PMD yang mengelola administerasi Dana Desa di Kecamatan, lalu umumkan hasilnya kepada masyarakat melalui media, selesai dan tidak ada lagi yang protes (Red)

 

 

Admin :Dina

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Soal Infrasturuktur Jalan Ke – Pantai Barat,Ini Harapan Wakil Rakyat Dari Fraksi PKB Dapil Madina Empat Dra.Hj.Melati Nur

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Anggota DPRD Dapil Madina Empat(IV) dari Praksi PKB, Dra.Hj.Melati Nur, mengrapkan kepada Pemerintah Sumatera, baik Gubsu dan Bina Marga Sumut, segera turun melihat kondisi jalan Provinsi dari Jembatan…

Read more

Continue reading
Praktisi Hukum Asal Pantai Barat : Ajakan Bergabung Dengan Sumbar Murni Suara Hati Nurani

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Praktisi Hukum Asal Pantai Barat, Alkap Masri.SH.MH, adanya ajakan di Facebook Tokoh Masyarakat, tentang tawaran ingin bergabungnya daerah Pantai Barat ke Provinsi Sumatera Barat adalah murni suara hati…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses