Sang Guru Dipanggil Surga, Catatan : Sammad Hasibuan

Pagi yang cerah, ia mengambil tongkat yang membantunya berjalan. Jubah putih, serban melilit di kepala, tak lupa pula ia menjinjing tas kesayangannya. Satu dua derap langkah dimulai, pelan dan tenang. Ia mengemban tugas yang mulia, seorang Guru.

Berpapasan dengan santri, tangannya menjadi rebutan. Ratusan mereka mengekor di belakangnya bukti adab kepada sang Guru. Ia sangat ramah, murah senyum, dan wajahnya menyejukkan laksana desir angin di kala subuh.

Sesampai di kelas, ia duduk di bangkunya. Lalu, santri di ruangan itu mendekat dan mengurumuni dirinya. Ia tak ubahnya magnet, yang menarik segala benda. Ia ibarat gula, memanggil. Bismillah, ia mengawali;
Alam itu berubah, setiap yang berubah adalah baru. Kesimpulannya ? katanya dengan suara samar, santri yang mendengarkan menjawab bersama; Alam itu baharu.

Di akhir kelas, ia selalu menyampaikan nasehat-nasehat terbaiknya. Begitulah setiap hari, berbilang minggu dan bulan. Tapi usianya menua, tanda ia manusia biasa.

Ahad, pantas saja pagi berubah mendung. Ternyata semesta Purba kehilangan salah satu cahayanya. Sang guru baru saja dipanggil pencipta-Nya. Allah merindukan-Nya. Sejuta doa mengiringi kepergiannya, dari murid-muridnya. Sejuta doa mengantar jasadnya, dari orang-orang yang merasa haru atas wafatnya.

Jasanya akan selalu dikenang, dedikasinya akan menjadi pelajaran. Ia tak pernah terlupakan, terutama senyumnya yang bersahaja dan samudera ilmunya yang mencerahkan.

Surga telah menunggunya.

Al-fatihah 😭

Selamat jalan Guruku,
Selamat jalan Guru Kami

Catatan Sammad Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tiga Damkar Diturunkan, Rumah Terbakar di Desa Panyabungan Julu Kec.Panyabungan Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Baru saja terjadi, Tiga Unit Rumah warga Desa Panyabungan Julu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal,  Terbakar dan Dua Unit Terpaksa Dirusak untuk menghindari rembetan api yang membakar tiga…

    Read more

    Continue reading
    PDI Perjuangan Melepas Kapal Laksamana Malahayati Untuk Membawa Bantuan Medis dan Logistik Ke Flores

    CILEGON(Malintangpos Online):  PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi melepas keberangkatan kapal laut Laksamana Malahayati menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa armada medis dan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses