Soal Banjir Jalinsum Pasar Lama Panyabungan Kab. Madina

PERSOALAN Banjir Jalinsum antara Mesjid Raya Alqurroh Walhuffas – Jembatan Aek Mata di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, setiap turun hujan sebenarnya sangat mudah untuk menyelesaikannya, sepanjang ada niat pemerintah untuk menuntaskannya.

Kenapa mudah..? Bukan soal Jalinsum adalah akibat tanggung jawab Pemerintah Sumatera Utara, tetapi ” Niat ” Pemerintah dan masyarakat yang bermukim di sepanjang Jalinsum itu yang tidak ada, untuk menyelesaikannya agar tidak banjir.

Saya ingat betul sewaktu Bupati Madina pulang dari Desa Malintang Julu memperbaiki Talang Air ke Mesjid, singgah di sekitar Banjir Jalinsum Pasar Lama Panyabungan, setelah melihat kondisi itu, sejumlah OPD dan termasuk Camat Panyabungan ikut bersama bupati hujan -hujanan.

Tidak lama, muncul berita disejumlah Media Online ” Bahwa Drainase penyebab banjir adalah gawenya Provinsi Sumut, sehingga Pemda Madina sulit/tidak bisa memperbaikinya ” dan akhirnya tetap tidak ada upaya yang nyata untuk menyelesaikannya dan banjir terus terjadi setiap turun hujan walau hanya 15 Menit, seperti Minggu malam(4/10).

Padahal, Seingat Penulis, trotoar sepanjang Jalinsum dibangun diatas Drainase dengan APBD, Pulau Jalan sepanjang Kota Panyabungan dibangun dengan APBD Madina juga.

Lampu jalan berlapis -lapis juga dibangun dengan APBD Madina, Air Mancur depan Mesjid Raya dibangun dari APBD Madina dan untuk kita ingat bersama pelebaran jalan dan Drainasenya di bangun dengan APBD Mandailing Natal waktu H. Amru Daulay, SH menjadi Bupati Mandailing Natal.

Penulis bukan Ir. Dan ST, tetapi walaupun begitu sedikit memberi saran kepada Pjs. Bupati Madina Ir.H.Dahler Lubis agar Jalinsum tersebut tidak banjir lagi seperti kejadian Minggu malam(4/10)

Apa itu..? Pjs.Bupati Madina silakan lihat langsung Bondar Aek Tolang disamping Mesjid Raya Al-Qurroh Walhuffas Panyabungan hingga ke hilir Bondar yang sudah mendangkal, setelah itu terserah Bupati kelanjutannya.

Untuk kita ketahui bersama, jika hujan turun Aek Bondar tersebut tidak mampu menerima Drainase yang ada, serta di simpang jalan Syech Abd. Kadir Mandili(Simpang Hutasiantar) akan membludak airnya dan terjadi limpahan air ke Jalinsum.

Hemat Penulis, tidak perlu kita saling menyalahkan, tetapi sebagai Penulis dan sebagai warga Panyabungan, merasa ikut betanggung jawab untuk menuntaskannya agar tidak muncul fitnah. ( Bersambung Terus)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Balita Idap Kanker Mata, Orang Tua Butuh Bantuan Biaya Berobat

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Nasip pilu menimpa balita usia 1 tahun 3 minggu, asal Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Balita yang diberi nama Amanda Tiara Indrayani ini mengidap…

    Read more

    Continue reading
    Untuk LKPJ 2025, Bupati Madina Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, menyampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi- Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Untuk Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses