Refleksi Ulang Tahun KE-7 Malintang Pos,Oleh : Askolani Nasution

Penulis : Askolani Nasution

Sejak tujuh tahun yang lalu saya respek dengan perjuangan koran Malintang Pos untuk bertahan di tengah lesunya media cetak.

Tapi ternyata media ini tetap berdiri. Saya yakin itu bukan hal yang mudah.

Saya tahu media-media besar pun ketar-ketir menghadapi tantangan baru era media online.

Ketika minat baca makin rendah, harga produksi terus naik, dan jor-joran media sosial, malah ditambah lagi dengan Pandemi Covid-19 yang nyaris melumpuhkan semua sektor bisnis. Tapi Malintang Pos tetap bertahan.

Bertahan menghadapi berbagai tantangan era digital, bukan hal yang mudah.

Hanya idealisme yang mampu membuat jurnalistik tetap berdiri. Dan saya yakin itu ada pada Malintang Pos.

Darah jurnalistik yang ada pada Iskandar Hasibuan tentu menjadi faktor utama.

Tidak semua jurnalis berani menyuarakan aspirasi banyak orang, justru lebih banyak yang “berdamai” dengan kekuasaan.

Tapi Malintang Pos berani mengambil jalan sulit. Itu hal yang mudah.

Dan sebagai orang yang sedikit banyak tahu tentang kesulitan media, saya harus respek dengan kenekatan Malintang Pos untuk terus di jalan yang “benar”.

Berapa banyak media yang dalam sejarah pers kita jatuh bangun. Bahkan banyak koran-koran besar yang pernah tumbang, hilang dalam sejarah.

Apalagi koran daerah, tidak terhitung jumlahnya. Saya berharap setidaknya Malintang Pos dapat seperti koran “Kedaulatan Rakyat” di Yogyakarta yang terus bertahan dari satu zaman ke zaman yang lain.

Akhirnya, selamat ulang tahun ke-7 Malintang Pos. Semoga tetap berdiri tegak di jalan penuh tantangan.

Admin : dita risky saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses