Al Washliyah Madina Sayangkan Tudingan Radikal Untuk Prof Dr Din Syamsuddin.

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Terkait pelaporan GAR ITB terhadap Prof Dr. Drs. KH. Din Syamsuddin, MA sebagai tokoh radikal tidak hanya membuat warga Muhammadiyah khususnya yang gerah dan keberatan namun juga dari ormas Islam lainnya.

“Tudingan terhadap beliau sebagai tokoh radikal dinilai tidak beralasan dan merupakan fitnah yang bertujuan untuk memecah belah persatuan diantara sesama anak bangsa karena hingga saat ini tidak ada satupun indikator yang menunjukan bahwa tokoh umat Islam Indonesia tersebut radikal” demikian disampaikan Wakil Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Madina Moechtar Nasution didampingi Sekretaris Gerakan Pemuda Al Washliyah Madina Arbin Shodiq Harahap kepada media (17/2)

Tudingan tersebut sebut Nasution bukan hanya menyakiti Organisasi Muhammadiyah semata namun juga dinilai telah menyakiti hati umat Islam Indonesia.

“Tokoh Nasional sekaliber Prof. Din Syamsuddin menurut kami merupakan sosok yang santun, memiliki keintelektualan dan akhlakul karimah. Sehingga, tuduhan tersebut sungguh tidak bisa diterima umat Islam, apa lagi beliau pernah menjabat sebagai pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam Muhammadiyah” paparnya di Gedung Dakwah Al Jam’iyatul Washliyah Madina Jl.Sutan Soripada Mulia No 19 Kelurahan Kayujati.

Tuduhan ini ujarnya sungguh irrasional, dan jelas tidak akan bisa diterima umat Islam Indonesia karena Din Syamsuddin merupakan aset dan tokoh bangsa yang pernah diamanahi sebagai Ketua Umum MUI Pusat dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat.

“bukan itu saja, beliau selama ini juga dikenal sebagai orang yang memberikan keteduhan dengan membangun dialog lintas agama dan lintas peradaban. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” urainya menambahkan.

Untuk itu, Al Washliyah Madina mendorong agar pelaporan dan labelisasi radikal kepada Prof. Din Syamsuddin ini untuk segera dicabut.

“Banyak orang dan organisasi yang tersinggung. Tidak hanya Muhammadiyah saja, akan tetapi juga banyak kalangan dari berbagai latar belakang” ungkapnya.

“Lebih baik kita fokus merajut kohesivitas dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Kita hindari segala hal yang memancing kegaduhan,” tutupnya.(Rel)

 

Admin : Iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Setelah Warga & Forkofimcam Gotroy, Jalan Jembatan Merah – Ranjobatu di Desa Muaramais Madina Bisa Dilewati

    MUARAMAIS(Malintangpos Online): Disaksikan Wakil Bupati, Camat Tambangan dan Forkofimcam dan warga yang Gotong Royong (Gotroy) untuk Membersihkan Longsor dan Badan Jalan yang ditimpa kayu yang tumbang, Jalan Jembatan Merah –…

    Read more

    Continue reading
    Breaking News, Jalan Nasional di Desa Muaramais Longsor, Aek Singengu di Kec.Kotanopan Meluap

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Breaking News, Hujan yang mengguyur wilayah Mandailing Natal, sejak Selasa(23/06) sore hingga Rabu(24/06) Aek Singengu diwilayah Kecamatan Kotanopan Mandailing Natal, Meluap dan sejumlah rumah warga disekitar DAS(Daerah Aliran…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses