Sampai Kapan Madina ” Produksi ” Ganja Harus di Stop

KABUPATEN Mandailing Natal sudah lama terkenal dengan “Produksi “Ganja yang kualitasnya sangat baik( kata Pemakai) dan sudah seharusnya semua elemen masyarakat untuk ikut terlibat melakukan penyetopan dengan kebersamaan dan menjadikannya musuh bersama.

Apa mungkin bisa di Stop..? Siapa bilang tidak bisa, sepanjang ada NIAT Pemerintah,Polisi,TNI-AD,BNNK serta seluruh elemen masyarakat, pasti bisa di Stop,karena yang menanam ganja masih manusia yang bisa untuk dibina dengan baik dan benar.

Sampai kapan Madina Produksi Ganja..? Tentu jawabnya berada di sejumlah Pejabat,baik itu Bupati/Wakil Bupati,Kapolres/,Wakapolres,Ketua/Wakil Ketua DPRD dan BNN Kabupaten Mandailing Natal dan sejumlah elemen masyarakat.

Artinya, Pimpinan atau Komando yang bisa mengambil kebijakan harus ada NIAT nya, jangan pula Wartawan yang menulis di salahkan,tetapi semua pengambil Keputusan/Kebijakan mempunyai NIAT untuk menyetop, pasti bisa dan begitu sebaliknya.

Contoh, kalau Bupati/ Wakil Bupati sudah memberi PERINTAH kepada Kadis Pertanian untuk menjadikan daerah Tor Sihite sebagai Penghasil NENAS, tentu Yg dibutuhkan Dinas Pertanian dan warga adalah anggaran untuk mewujudkannya.

Maka, Ketua dan Wakil Ketua DPRD,serta 37 anggota DPRD akan melakukan PENGKAJIAN darimana anggaran untuk mewujudkan Bibit Nenas, tentu terpulang kepada APBD Mandailing Natal,bukan NGOMONG DOANG,akan jadikan PENGHASIL NENAS TERLUAS di Dunia, misal ini.

Serta, adanya rencana Pemerintah Mandailing Natal untuk membuka Kebun PISANG di daerah kita, sangat cocok di daerah Tor Sihite Kecamatan Panyabungan Timur,dengan cara BERDAYAKAN seluruh masyarakat untuk membuka kebun NENAS dan PISANG bukan hanya PIDATO.

Selain itu, Kadis Pendidikan bukan hanya MENINJAU dan bisanya cerita, Tingkatkan proses Belajar Mengajar kolaborasi dengan pihak Kementerian Agama agar warga wajib belajar mendapatkan ilmu Agama,apalagi warga Panyabungan Timur 100 % Islam,masih mudah di bina (Bersambung Terus)

Foto : Agussalim Hasibuan

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

    NAGAJUANG(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Nagajuang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses