Walikota Medan Targetkan 75 % Penduduk Terjangjau Vaksinasi

MEDAN(Malintangpos Online): Pelaksanaan vaksinasi di Kota Medan harus dikebut, saya telah menargetkan 75% penduduk Kota Medan terjangkau vaksinasi agar bisa mencapai kekebalan massal.

Hal itu disampaikan Walikota Medan Bobby Nasution,Jumat(26/3) dalam Akun Facebooknya yang dikutip Malintangpos Online

Kata Bobby, Saat ini jumlah masyarakat yang menerima vaksin dosis 1 dan 2 berjumlah 86.160. Sedangkan masyarakat yang baru divaksin dosis 1 berjumlah 72.794.

Disebutkannya, Jika dipresentasikan masih 7% dari jumlah penduduk Kota Medan dan masih sangat jauh dari target yang sudah Pemko Medan tetapkan.

Hal ini saya sampaikan pada saat mengikuti webinar dengan suara.com.

Untuk itu, saya juga menegaskan kepada Dinas Kesehatan dan Kominfo untuk tetap berkolaborasi dalam mensosialisasikan lagi kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman dan tidak ada efek samping.

Sekaligus mensosialisasikan ke masyarakat dimana mereka akan mendapatkan vaksin dan apa yang harus mereka lakukan ketika sudah selesai di vaksin., katanya(isk)

 

Admin : Iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wabup Madina Ajak Masyarakat Tekan Inflasi Dengan Memanfaatkan Pekarangan

    PARBANGUNAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan sejenisnya sebagai upaya menekan inflasi. Ajakan itu disampaikan Atika saat…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Perintahkan Dinas PUPR Segera Perbaiki Rambin di Desa Sipogu

    BATANG NATAL(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera meninjau rambin di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, untuk segera diperbaiki.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses