Dodi Martua Bacakan Laporan Pansus RPJMD Madina 2021 -2026

Ketua Pansus RPJMD 2021 -2026 Madina Dodi Martua serahkan laporan Pansus/Dita Risky

PANYABUNGAN ( Malintangpos Online): Rapat paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal 2021 -2026
dibacakan Ketua Banmus Dodi Martua ,S.Pi tentang hasil pembahasan panitia khusus.

Berikut catatan, saran dan masukan untuk penyempurnaan rancangan Perda RPJMD yaitu :- Setelah Mencermati dan mempelajari dari Bab 1 salpai bab IX dalam dokumen rancangan perda RPJMD, Panitia Khusus melihat masih banyak lagi ditemukan ketidak sesuaian data dan ketidak singkronan antara bab per Bab .

Untuk itu kami rekomendasi untuk dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap dokumen RPJMD, ujar Dodi.

Kata Dodi Martua, Dalam penyusunan program harus selektif dan memperhatikan kondisi kemampuan keuangan daerah, serta adanya upaya serius untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah dan sumber anggaran lainnya

Sedangkan, Terkait dengan pencapaian visi –  misi kepala daerah , program dalam RPJMD dan Renstra OPD harus difokuskan sampai tahun 2024 , karena periodesasi Bupati dan masa jabatan Bupati.

Sehingga jika program visi – misi dintuangkan sampai dengan 2025 atau sampai 2026 , Pencapaian bupati tidak akan terlihat sampai akhir masa jabatan Tahun 2024 .

Disebutkan, rancangan perda RPJMD Ini agar mengakomodir semua visi – misi bupati dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan yang merupakan janji bupati dan wakil bupati kepada masyarakat Mandailing Natal.

Kata Dodi, Perlunya startegi dalam penguatan program monitoring , pengawasan dan evaluasi kinerja dari masing masing perangkat daerah.

Selain itu, Perlunya program lintas kewilayahan , regulasi dan skema pendanaan terhadap progran penggunanaan dana desa

Sehingga program pembangunan di desa dapat sinergi dengan program pembangunan di kabupaten .

”  dalam memanfaatkan nilai nilai budaya sebagai hasanah intelektual daerah, pemerintah daerah harus mempunyai strategi untuk menjadikan budaya menjadi nilai nilai ekonomis yang tertuang dalam OPD yang mempunyai tufoksi yang berkaitan dengan hal Tersebut,” Ujar Dodi Martua Tanjung ( Dita Risky)

 

Admin : Dita Risky Saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading
    Delapan Desa di Mandailing Natal Ditarget Teraliri Listrik Tahun 2026

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Sebanyak Delapan( 8) Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditargetkan akan teraliri listrik PLN pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution saat membacakan pidato…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses