Kepala BNPB dan DPR RI ke Pasbar Bahas Penanganan dan Kondisi Korban Gempa

PASAMAN BARAT(Malintangpos Online): Ucapan rasa syukur selalu terucap dari Pemerintah Daerah dan masyarakat Pasaman Barat.

Pasalnya, dibalik musibah gempa yang melanda masyarakat banyak dukungan dan perhatian datang dari berbagai kalangan, termasuk dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Anggota DPR RI Lisdawati, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar serta sejumlah pejabat lainnya datang ke Bumi Mekar Tuah Basamo.

Sabtu (26/2), di rumah dinas Bupati Pasbar Hamsuardi ditambah dengan Bupati Pasaman Benny Utama menggelar rapat koordinasi untuk menindaklanjuti kondisi korban dan penangan gempa. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan jika kondisi tanggap darurat sudah di tetapkan maka akan diikuti dengan posko dan konsumsi atau kebutuhan makanan lainnya.

“Kita harus kerahkan semua tenaga dan pikiran di sini. Kita harus saling berkomunikasi dan membuat masyarakat di tenda pengungsian agar tetap aman dan nyama. Karena saya dengar ada 6 ribu jiwa yang mengungsi,”katanya.

Ia juga memerintah untuk membuat posko penyaluran bantuan. Agar bantuan yang datang dari berbagai pihak terkoordinir dengan baik. Penanggung jawab posko juga dibentuk, apakah nanti dari Dandim, Polres, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik.

“Kita memastikan para pengungsi terpenuhi semua kebutuhannya”Katanya.

Korban gempa yang rumahnya terdampak, lanjut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bisa direhabilitasi dan rekonstruksi.

“Di sinilah peran kita memetakan rumah yang terdampak. Apakah rusak berat dan rusak sedang maupun rusak ringan. Namun, tentunya kita harus melihat kondisi masyarakat secara real. Apakah tanahnya tanah milik sendiri contohnya,”ujarnya.

Rumah masyarakat yang rusak itu, katanya tanggung jawab semua pihak. Misalnya, rusak ringan tanggung jawab kabupaten, rusak sedang tanggung jawab pribadi dan rusak berat tanggung jawab BNPB.

“Kita harus sekompak mungkin, agar masyarakat kita terbantu dengan baik. Poin pertama, posko harus jelas dan ada penanggungjawabnya, bantuan konsumsi tersalurkan dengan baik, data rumah yang rusak, evaluasi penanganan dengan baik,”katanya.

BNPB RI ke Pasaman Barat juga menyerahkan sejumlah bantuan dengan total bantuan sebanyak Rp 500 juta.(Infokom/Dita/Riah)

 

Admin : Dita Risky Saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi Dengan Pondok Pesantren Hajijah Amalia Sari

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpoa Online): Dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan tokoh agama, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke…

    Read more

    Continue reading
    Stop Pencitraan! Tidak Ada Urgensi Bobby- Surya Berkantor di Nias

    Aksi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya pencitraan. Tidak ada hal ikhwal kegentingan yang memaksa Bobby dan Surya berkantor di Nias.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses