Terjadi di Madina, Ibu dan 5 Anak Terbawa Arus Sungai, 1 Meninggal Dunia

BANGUN PURBA(Malintangpos Online): Musibah dialami oleh pasangan suami istri Parwis Nasution (36) dan Sri Mulyani (30), warga Desa Bangun Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini harus merelakan buah hati tercintanya untuk lebih dulu menghadap ke pangkuan sang Ilahi.

Anak kelima mereka yang bernama Aqila Akla yang masih berusia dua tahun lebih dulu meninggalkan mereka untuk selamanya.

Informasi dihimpun Wartawan, sang isti Sri Mulyani beserta lima anaknya pada Selasa (19/4/2022) sore sekitar pukul 17.00 WIB, terseret arus sungai Aek Tapus yang berada di Desa Bangun Purba, Kecamatan LSM, Kabupaten Madina.

Sri Mulyani beserta kelima anaknya yang masing-masing Nurul Husni, Nurul Fadillah, Adelia Rahma, Muhammad Fais Saleh dan Aqila Akla (korban), sebelumnya berada di ladang/sawah mereka yang berada di seberang sungai Aek Tapus.

Pada sore hari itu, Sri Mulyani yang mengendong anaknya Aqila Akla beserta keempat buah hatinya melintasi sungai Aek Tapus, hendak pulang ke rumahnya.

Namun nahas, keempat anaknya terseret arus sungai. Sri Mulyani pun berupaya mengejar dan menyelamatkan keempat anaknya yang terseret arus.

Malang tak dapat dihindari, Sri Mulyani beserta anaknya Aqila Akla yang digendong pun ikut terseret dan keduanya terlepas.

Kemudian, Sri Mulyani meminta pertolongan suami yang belum jauh berpisah.

Keempat anaknya pun ditemukan dengan kondisi selamat. Sementara, bocah malang Aqila Akla nyawanya tak dapat tertolong, meski sempat dilarikan ke puskesmas setempat.

“Sri mulyani minta tolong kepada suaminya bernama Parwis Nasution untuk membantu menyelamatkan anak-anaknya yang terbawa arus, namun Aqila Akla umur 2 tahun tidak dapat terselamatkan dan ditemukan meninggal dunia,” terang Kasat Reserse Kriminal Polres Madina, AKP Edi Sukamto SH MH, Selasa (19/4).

Kapolsek Kotanopan AKP Budi menerangkan bahwa pada saat peristiwa tersebut ibu dan lima anaknha baru pulang dari ladang mereka di seberang sungai itu.

“Jadi itu kan anak-anaknya masih kecil,” katanya, menjelaskan kronologis hanyutnya masing-masing anak tersebut di sungai yang berada di desa tersebut. (SAH/Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wabup Madina Ajak Travel Umrah Manfaatkan Bandara JHN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengajak pengurus travel umrah yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk memanfaatkan keberadaan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN) dalam…

    Read more

    Continue reading
    Meskipun Niatnya Untuk Disiplin, Kepsek SMP N 1 Pakantan Salah Menerapkan Aturan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Meskipun Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pakantan Kecamatan Pakantan, Hj. Hermawati, untuk menerapkan Disiplin bagi Guru ASN dan PPPK, Kalau melakukan Denda atau pengutipan bagi Guru yang tidak…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses