
BERBAHAGIALAH Masyarakat Desa Parmompang Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, yang selama ini selalu memperhatikan Anak Yatim dan selalu membangun Mesjid dari hasil Lubuk Larangan yang dikelola oleh Masyatakat.
Maksudnya..? Rabu 04 Mei 2022 pukul 07.30 Wib Bupati Madina HM.Ja’far Sukhairi Nasution dan Camat Panyabungan Timur langsung turun ke lokasi Lubuk Larangan yang memang dibuka setiap Idul Fitri dan hasilnya untuk menyantuni Anak Yatim dan Membantu Pembamgunan Mesjid.

Rabu 4 Mei 2022, menjadi hari paling ditunggu warga setelah adanya ” Boa – Boa ” Panitia dan Kades melalui Online.Facebook dan Brosur dimana Tiket Rp 50.000/ Orang dan hasilnya untuk Anak Yatim dan Membantu Pembangunan Mesjid di Desa Parmompang.
Ratusan warga berbondong-bondong mengerumuni lokasi Lubuk Larangan yang menjadi lokasi lubuk larangan.

Ternyata, walau kondisi 3 Hari Idul Fitri, Bupati Madina HM.Ja’far Sukhairi Nasution, mendengar informasi dan informasi tersebut cepat didapat Camat Panyabungan Timur Rahmad Pulungan dan sejak pagi menunggu kehadiran Bupati.
Betul sekali Bupati datang lengkap dengan Jalanya, Camat Panyabungan Timur Rahmad Pulungan, mengutarakan bahwa dirinya tidak pandai menjala.

Kata Rahmad, bahwa lubuk larangan merupakan tradisi kearifan lokal di sebagian wilayah Kabupaten Mandailing Natal, termasuk diwilayah Panyabungan Timur.
“Lokasi lubuk larangan biasanya berada di wilayah adat masyarakat desa masing – masing,” kata Camat Panyabungan Timur Rahmad Pulungan kepada Wartawan Malintang Pos Group dilokasi Lubuk Larangan ( Bersambung Terus)
Admin : Iskandar Hasibuan








