STAIN Madina Berikan Pelatihan Konstruktivisme Hadits -Hadits Ekonomi Kepada WBP di Lapas Kelas IIB Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal bidang Pendampingan / Pemberdayaan Lembaga Pemasyarakatan menggelar kegiatan pelatihan Konstruktivisme Hadits – Hadits Ekonomi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan. Selasa (13/12).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan, Mustafa Kamaluddin Simamora.

Beliau berharap apa yang disampaikan pemateri pada kegiatan ini dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para WBP dan bisa diterapkan pada kehidupan masing – masing.

Pada kegiatan ini WBP diberikan pemahan bagaimana ekonomi itu dalam islam. Ekonomi islam adalah sistem ekonomi yang berbasis islam yang dimana sumbernya berasal dari al-quran, hadits, ijma, dan qiyas.

Sistem ekonomi islam sangatlah jauh berbeda sistemnya dengan sistem ekonomi konvensional yang dimana masih sering terjadinya praktek-praktek haram seperti halnya riba(Rel/Nanda)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi Dengan Pondok Pesantren Hajijah Amalia Sari

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpoa Online): Dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan tokoh agama, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke…

    Read more

    Continue reading
    Stop Pencitraan! Tidak Ada Urgensi Bobby- Surya Berkantor di Nias

    Aksi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya pencitraan. Tidak ada hal ikhwal kegentingan yang memaksa Bobby dan Surya berkantor di Nias.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses