Warga Desak Bupati Madina Stop Galian C di DAS Simalagi Kec.Hutabargot

Dampak Banjir Aek Simalagi / Dokumen MP

HUTABARGOT(Malintangpos Online): Warga disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Simalagi Kecamatan Hutabargot, khususnya Pemilik Lahan Pertanian, mendesak Bupati/Wakil Bupati dan DPRD Mandailing Natal,segera menutup/menyetop Aktivitas Galian C tanpa izin.

” Kami yakin betul Bupati Madina HM.Jafar Sukhairi Nasution, akan sayang kepada masyarakatnya yang banyak, ketimbang seorang Pengusaha Galian C yang hanya menguntungkan pribadinya,” Ujar Pulungan warga Desa Binanga Kecamatan Hutabargot, Selasa pagi(17/1) disekitar DAS Simalagi.

Dokumen Banjir Hutabargot

Kata Pulungan, sejak dulu masalah Galian C yang dikelola Sul warga daerah itu sudah berkali – kali di protes warga, tetapi tidak pernah mendapat respon, baik dari Pemda maupun DPRD Mandailing Natal.

Mungkin Bupati tidak memgetahui..? Tanya Wartawan ” bisa jadi, karena Sekdes Simalagi saja tidak mau tau, tentu ngak dilaporkan ke Plt.Kades, apalagi ke Camat, atau jangan – jangan dapat bagian dari Pengusaha Galian C,” ujar Pulungan.

Dokumen Banjir Hutabargot

Padahal, waktu Bencana Banjir Bandang tahun yang lewat, Pengusaha Galian C tersebut tidak peduli dengan areal pertanian warga yang luluh lantak dihantam Banjir Bandang,” ujar Nasution petani daerah itu.

” kita yakin anggota DPRD dan Bupati Madina, ingat dengan Bencana Banjir yang lewat dan hal itu jangan sampai terulang lagi,” ujar Nasution ( Isk/Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM…

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses