Tabligh Akbar, Pemkab Madina Hadirkan Syekh Mahmoud Alshawish dari Palestina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, mengadakan Tabligh Akbar, mengundang Syekh Mahmoud Alshawish dari Palestina. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan keimanan dan Taqwa kepada Allah SWT.

Tabligh akbar yang digelar di Masjid Agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (8/4/2023) dihadiri oleh Sekda Madina Alamulhaq Daulay, Asisten I Setdakab Madina Sahnan Pasaribu, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Siddiq S.IK.SH.MH dan pimpinan OPD lainnya.

Sekda Madina Alamulhaq Daulay membacakan sambutan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution. Alamulhaq mengucapkan selamat datang kepada
syekh Mahmoud Alshawish beserta rombongan.

Alamulhaq mengatakan kehadiran syekh merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan bagi masyarakat Madina.

“Semoga dengan kedatangan syekh membawa berkah dan kesan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Madina,” kata Alamulhaq.

Alamulhaq juga mengatakan agama Islam merupakan agama yang menciptakan kedamaian, keselamatan, dan kesejahteraan bagi kehidupan umat manusia.

Lebih lanjut Alamulhaq menyampaikan kehidupan yang damai dan sejahtera harus terus diupayakan bersama, salah satunya dengan senantiasa mengajak umat Islam untuk memakmurkan masjid dengan melaksanakan salat berjamaah, tadarus, bershodaqoh serta meningkatkan syiar-syiar Islam terutama pada bulan ramadhan.

“Kita bersama-sama berkumpul dan bersilaturahmi di Masjid Agung Nur Ala Nur yang sangat kita cintai ini untuk mengikuti ceramah pada bulan suci ramadhan ini untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, sebagai upaya mendekatkan diri dan berikhtiar serta menghadap ridho dan ampunan Allah SWT,” katanya.

Sementara Syekh Mahmoud Alshawish menceritakan keadaan kaum muslimin di negara Palestina menghadapi negara yahudi Israel yang sangat kejam dan sadis terhadap kaum muslimin yang menjalankan ibadah di masjidil Aqsa Palestina( Infokom/Dita/Aris/Putra/Izal/Riah)

 

Admin : Dita Risky Saputri SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses