
SEBENARNYA Kehadiran dari Plt. Kadis PUPR Madina Elpi Yanti.Harahap Ke – Dirjen SDA Kementerian PUPR Republik Indonesia, Kamis(13/4) boleh juga disampaikan ” Terlambat ” karena alasannya sangat tepat sekali.
Apa itu alasannya..? Sejak Amblasnya Sipon Zal Kanan Irigasi Batang Gadis, Wartawan/Media Online,Koran,youtube dan bahkan TV sudah menyiarkan secara Gamblang dan Pulgar.

Tetapi, baik Bupati dan DPRD Madina, mengakui kerusakan Sipon bukanlah Gawenya mereka, sehingga sudah 3 X musim Tanam warga Gagal Menanam Padi, karena jelas kekurangan air.
Apalagi, petani melalui Kelompok Tani dan PPL di daerahnya telah melaporkan kurangnya pasokan air yang sumbernya dari Zal Kanan Irigasi Batang Gadis, berkali – kali, tetapi tidak ada yang peduli dan hanya Retorika murahan yang muncul.

Padahal, sejak awal Petani melalui Kelompok Tani dan PPL sudah Melaporkan, Wartawan telah Tayangkan Berita, tetapi karena bukan ” Gaweannya ” pihak Pemda Mandailing Natal, akhirnya Petani yang rugi total.
Petani Tersenyum

Makanya, ketika sejumlah Media Online,Kamis(13/4) menayangkan Berita, bahwa Plt.Kadis PUPR Madina Elpi Yanti Harahap ke Dirjen SDA Kementerian PUPR di Jakarta, mendapat sambutan baik, tetapi justuru Petani Senyum/Sumringah ” Kenapa Tidak Sejak Awal ” ke Dirjen tersebut

Mungkin ia, tidak ada kalimat ” Bukan Gaweannya Madina ” dapat dipastikan Sipon Zal Kanan Irigasi diyakini sudah selesai diperbaiki oleh pihak BWS Sumatra II, tanpa harus menunggu APBN 2024 Mendatang.( Bersambung Terus)
Admin : Dita Risky Saputri SKM.








