Aniaya Anak di Bawah Umur, RS Diamankan Polres Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sat Reskrim Polres Mandailing Natal, amankan pelaku penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kelurahan Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara, Sabtu (5/8/2023).

Polisi mengamankan RS (19) berdasarkan laporan polisi yang dimasukkan oleh paman korban bernama HR (53) nomor LP/B/181/VIII/2023/SPKT/Polres Madina / Polda Sumut pada 5 Agustus 2023.

Pelapor merasa keberatan atas perlakuan RS kepada kerabatnya bernama R (14). Pelaku menganiaya dengan cara mengayun sebilah parang pada bagian kepala sehingga kepala R mengalami luka robek.

Peristiwa berawal dari cekcok antara pelaku dengan korban karana beberapa hari sebelum kejadian, korban menggeber pelaku menggunakan sepeda motornya.

Akibat dendam, pelaku menemui korban dipinggir sungai Simpang Padang Manggua Mompang Jae. Korban bersama rekannya S hendak mandi di sungai tersebut.

Pasca pelaku keluarkan sebilah parang, parang tersebut mengenai bagian kepala korban. Sontak, pelaku secara langsung melarikan diri.

Rekan korban bernama S pun melarikan korban R ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, akibat luka yang cukup parah, korban terpaksa dilarikan keluarga ke RSUD Panyabungan hingga dirujuk ke salah satu rumah sakit yang berada di Kota Medan.

Kapolres Mandailing Natal Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidiq melalui Kasat Reskrim AKP Pristiyo Triwibowo yang disampaikan Kaurbin Operasi Ipda Bagus Seto juga Plh Kasi Humas mengatakan, saat paman korban melapor ke SPKT Polres Madina, secara langsung pihaknya menindaklanjuti sesuai SOP.

Pelaku, kata Bagus, berhasil diamankan Tim Opsnal Reskrim di rumah orangtuanya di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara beberapa jam setelah kejadian.

“Berdasarkan alat bukti yang kuat, kita amankan pelaku dan saat ini sudah berstatus tersangka,” katanya,” Sabtu (12/8/2023).

“Terhadap pelaku dipersangkakan melakukan perkara tindak Pidana “ Setiap orang dilarang melakukan, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh, melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak sebagaimana yang dimaksudkan dalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Ayat (2) Jo. Pasal 76 C UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2022 tentang Perlindungan anak “, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun denda Rp 100 juta,” ujarnya(Tribrata/Dita)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tiga Damkar Diturunkan, Rumah Terbakar di Desa Panyabungan Julu Kec.Panyabungan Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Baru saja terjadi, Tiga Unit Rumah warga Desa Panyabungan Julu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal,  Terbakar dan Dua Unit Terpaksa Dirusak untuk menghindari rembetan api yang membakar tiga…

    Read more

    Continue reading
    PDI Perjuangan Melepas Kapal Laksamana Malahayati Untuk Membawa Bantuan Medis dan Logistik Ke Flores

    CILEGON(Malintangpos Online):  PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi melepas keberangkatan kapal laut Laksamana Malahayati menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa armada medis dan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses