Sekitar 105 Warga Dilarikan Ke – RS, Polda Sumut Olah TKP di Sumur V-01 PT.SMGP

PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh. SH.SIK, Dampingi Tim Kimia dan Bahan Beracun (KBR) Gegana Polda Sumatera Utara, Olah TKP di Sumur V-1 Welpad V PT. Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP), Minggu (25/02) kemaren.

Informasinya, Kapolres dan pejabat utama, KBR Gegana, tim Labolatorium Forensik (Labfor) Polda Sumut serta tim EBTKE Kementerian ESDM berada di Sumur V-1 Welpad V pukul 16.00 Wib.

Tujuan dilakukannya olah TKP untuk melakukan pemeriksaan dalam hal Penyelidikan penyebab 105 warga Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina, pasca uji alir Sumur V-1 Welpad V pada Kamis (22/02) yg lewat.

Tim Labfor dan KBR Gegana Polda Sumut telah mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan laboratoris apakah ada kandungan gas beracun (H2S) yang terhirup warga dari sumur tersebut.

Butuh waktu empat jam dalam pengambilan sampel tersebut. Polri didampingi pihak PT.SMGP dan EBTKE Kementerian ESDM bergeser dari Sumur V-1 Welpad V pukul 20.00 Wib.

Kapolres Madina mengatakan, sampel yang telah diambil oleh tim dari sumur tersebut akan dibawa ke Laboratorium Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan.

Upaya tersebut, kata Arie, sebagai langkah Polri dalam hal ini Polres Madina dan Polda Sumut dalam melakukan penyelidikan.

Polres Madina dan Polda Sumut telah turun ke Sumur V-1 Welpad V Sibanggor Julu melakukan penyelidikan.

” Sampel yang telah diambil tersebut nantinya akan kita ketahui setelah diperiksa di laboratorium,” katanya.

“Apakah ada hubungannya kandungan gas beracun (H2S) yang dihirup warga sehingga dilarikan dan sempat dirawat di rumah sakit. Nanti akan kita sampaikan,” sambung AKBP Arie.

Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu juga menyebut, langkah hukum tetap ditempuh atas peristiwa tersebut.

“Langkah pertama sudah kita lakukan yaitu mengevakuasi warga dan sterilisasi di Sibanggor Julu dan perusahaan. Langkah keduanya adalah penegakan hukum,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Madina saat peristiwa dugaan keracunan akibat gas H2S telah hadir di Tengah masyarakat.

Pasalnya, Kapolres Madina saat itu membagi dua tim. Tim satu menuju Sibanggor Julu untuk melakukan penebalan pengamanan dipimpin Kabag Ops Kompol M Rusli.

Tim dua, dipimpin Kapolres memonitor perkembangan warga yang dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina.

Saat itu, semua pasien tertangani dengan baik oleh pihak medis dan situasi di Sibanggor berjalan aman dan kondusif.

Hadir dalam Olah TKP tersebut yakni Kapolres Madina didampingi Pejabat Utama (PJU) dan sejumlah personel, Danden Gegana Polda Sumut, Danyon C Sipirok, PT. SMGP dan EBTKE dari Kementerian ESDM.( Rel/Riah).

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Akan Tindak Tegas Kades Jambur Baru Jika Terbukti Rugikan Nagara

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Terkait Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang melakukan perusakan terhadap aset daerah demi memuluskan proyek jalan desanya akan ditindak dengan tegas sesuai pelanggaran…

    Read more

    Continue reading
    Rumah Guru MTSN Huraba Terbakar di Desa Hutabangun Jae Kec.Bukit Malintang

    BUKIT MALINTANG(Malintangpos Online): Satu(1) Unit rumah milik Guru MTSN Huraba Kec.Siabu, Andriansah Nasution di Desa Hutabangun Jae Kec.Bukit Malintang Mandailing Natal, sekitar pukul 11.30 Wib, Kamis(02/04) Habis dilalap si Jago…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses