Akibat Galian C Illegal, Ratusan Hektare Areal Pertanian di Padang Lawas

Keadaan Areal Pertanian di Padang Lawas

PADANG LAWAS(Malintangpos Online): Sekitar 50 % dari 400 Hektare Areal Pertanian di Kecamatan Ulu Barumun dan Kecamatan Barumun Baru di Kab.Padang Lawas, sudah 3 X Musim Tanam, mengalami Gagal Panen akibat kekurangan air dari dampak Galian C Illegal di Aek Barumun.

” Warga dua(2) Kecamatan di Padang Lawas tersebut, merasa heran dengan sikap Bupati dan DPRD Padang Lawas, yang membiarkan Galian C Illegal beroperasi,” Ujar Hasibuan Warga Kecamatan Ulu Barumun,Jumat(15/3) di Pasar Sibuhuan.

Kata Hasibuan, pihaknya telah menyiapkan surat dari petani dua(2) kecamatan untuk disampaikan kepada Presiden Ir.Joko Widodo yg berkunjung ke Padang Lawas.

Apa bisa diberikan..? Tanya Wartawan ” Soal bisa atau tidak kita lihat saja nanti,tapi yang jelasnya Presiden jika membaca surat Petani, sudah ingat wilayah Padang Lawas,” ujar Hasibuan.

Yang terpenting, persoalan Galian C Illegal di Aek Barumun harus disampaikan ke Presiden, karena di tingkat Sunatera Utara, sudah tidak ada yg peduli.

” Kami warga Kec.Ulu Barumun dan Kec.Barumun Baru, meminta Putra Padang Lawas, agar ikut membantu Perjuangan warga,” ujar Hasibuan ( Rul/Ded)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Jadi Pembicara Utama Diskusi Panel di UMA

    MEDAN(Malintangpos Onlinr): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution didaulat sebagai pembicara utama dalam panel diskusi bertajuk Pengembangan Wilayah Berbasis Komoditas Unggulan: Integrasi Perkebunan Presisi dan Manajemen Rantai Pasok Pisang…

    Read more

    Continue reading
    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses