Belum Terlambat, Wajar dan Wajib DPRD Kritik Kinerja Bupati Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Belum Terlambat,” ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, yg meng apresiasi dan jempol kepada 5 Anggota DPRD, yang melontarkan Kritik terhadap Bupati Mandailing Natal H.Saipullah Nasutionn.SH.MH, sejak dilantik menjadi Bupati.

Kenapa..? Saat ini , atau Pasca Sukhairi – Atika menjadi Bupati/Wakil Bupati, banyak polemik ataupun persoalan yg tidak bisa diselesaikan, termasuk soal Dugaan Korupsi Dana Stunting TA 2022 dan 2023, yg masih bergulir di Kejatisu saat ini .

” Kritik 5 Wakil Rakyat yg juga dari Partai Pengusung Saipullah – Atika, mau mengkritik dan menyuruh Bupati Belajar, bisa saja mereka melihat Bupati sibuk dengan kegiatan serimonial setiap hari,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Rabu(30/4) di Gedung DPRD Mandailing Natal.

Terus terang saya ngk ada niat membenci Bupati, tetapi kritik Wakil Rakyat ke Bupati adalah wajar dan pantas, kalau kita dari LSM yg mengkritik disampaikan / dibilang pula nanti karena ngak dapat proyek atau bagian.

Harusnya, 5 Wakil Rakyat itu menjadi Inisiator untuk menanggil Bupati ke DPRD, Untuk mencari solusi sejumlah persoalan yg tidak terselesaikan selama ini, bukan memainkan acara serimonial saja setiap hari yg dimainkan.

” Wakil Rakyat itu digaji untuk Ngomong, bukan di gaji untuk manut – manut dan takut bicara, atau takut menyampaikan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Kata dia, khusus Pantai Barat banyak persoalan Perkebunan Sawit yg tidak kunjung terselesaikan Pemerintah Mandailing Natal.

Antara lain, soal HGU, Plasma, CSR, serta Perkebunan yg di standpas kan oleh Bupati Madina H.M.Jafar Sukhairi Nasution, serta kasus Tambang Emas yg disurati Bupati agar Camat Stop, apa semudah itu. Ngk mungkin.

” Wajarlah 5 Wakil Rakyat protes/ kritik dan anggota DPRD Madina lainnya, memilih Bungkam dan menjadi Penonton Budiman,” ujarnya ( Isk).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading
    Terkait Kades Jambur Baru, Inspektorat Madina Akan Menindaklanjuti Setiap Laporan Masyarakat

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Inspektur Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Munawwar, mengutarakan pada prinsipnya akan menindaklanjuti setiap informasi maupun laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa maupun pengelolaan aset daerah. ”…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses