
PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Breaking News, Sekitar 1,5 Hektare lahan di kawasan perkuburan milik masyarakat Wek VI dan Wek IV, Kelurahan Wek VI, Kampung Darek, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Senin Malam (31/8/2026) pukul 21.07 Wib, terbakar sehingga membuat heboh masyarakat sekitar.
Informasi Yang Diterima Wartawan, Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga.
Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran karena kobaran api berpotensi merambat ke rumah-rumah masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Beruntung, respons cepat petugas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan, personel Polres Padangsidimpuan, Bhabinkamtibmas, Babinsa setempat serta warga sekitar berhasil mengendalikan api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Informasi yang diperoleh, kebakaran pertama kali diketahui N. Sentuana Silalahi (40), warga yang berada di sekitar lokasi.
Saat hendak beristirahat dan menutup rumah, saksi mendengar suara seperti benda terbakar. Setelah melihat ke arah bukit, saksi mendapati kobaran api telah muncul di kawasan lahan perkuburan.
Melihat api menyala, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga dan para guru yang tinggal di sekitar lokasi.
Saksi kemudian menghubungi pihak kelurahan untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Kepala Lingkungan III, N. Rusman Tanjung (60), selanjutnya turut mendatangi lokasi guna melihat dan memastikan situasi kebakaran.

Sekitar pukul 21.13 WIB, Polres Padangsidimpuan menerima pengaduan masyarakat mengenai kebakaran tersebut melalui layanan Call Center Polri 110.
Menerima laporan itu, personel Polres Padangsidimpuan langsung bergerak menuju lokasi.
Sekitar pukul 21.30 WIB, personel piket fungsi Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Pawas/Kasat Reskrim, Padal serta Pamapta II tiba di lokasi.
Petugas kemudian melakukan pengamanan TKP sekaligus membantu proses pemadaman bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa setempat serta masyarakat sekitar.
Pada waktu yang hampir bersamaan, sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan juga tiba di lokasi.
Petugas Damkar langsung melakukan upaya pemadaman dengan dibantu personel Polres Padangsidimpuan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga sekitar yang turut bergotong royong mengantisipasi agar api tidak semakin meluas.

Sejumlah kendaraan yang berada dekat lokasi kebakaran turut dipindahkan ke tempat lebih aman sebagai langkah antisipasi apabila api merambat menuju kawasan permukiman.
Kasat Samapta Polres Padangsidimpuan AKP Yusup, S.H., M.H., melalui Pamapta II IPDA Bona Parlindungan Manullang mengatakan, personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 110.
“Setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 110, personel langsung menuju lokasi. Setibanya di TKP, personel melakukan pengamanan dan bersama petugas pemadam kebakaran, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta masyarakat membantu proses pemadaman,” ujar IPDA Bona Parlindungan Manullang.
Menurutnya, penanganan cepat sangat diperlukan mengingat lokasi kebakaran cukup dekat dengan permukiman masyarakat.
Selain itu, kondisi rerumputan dan semak yang berada di kawasan tersebut berpotensi membuat api semakin cepat merambat.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, sekitar pukul 21.50 WIB kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.
Usai pemadaman, pihak Damkar Kota Padangsidimpuan yang diwakili Sekretaris Damkar Ismail Marzuki Siregar bersama personel Polres Padangsidimpuan melakukan pengecekan di sekitar lokasi.
Dari pendataan sementara, luas lahan perkuburan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 1,5 hektare.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, terdapat dugaan kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Diduga sisa bara api belum benar-benar padam kemudian merambat ke rerumputan maupun semak kering hingga memicu kebakaran.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut sehingga penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan.
Terpisah, Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan AKP Kuspi Pianto, S.H., mengimbau masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada lahan yang berada dekat dengan permukiman.
AKP Kuspi meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun rumput kering secara sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan. Apabila melakukan pembakaran sampah, pastikan api dan sisa bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” ujar AKP Kuspi Pianto.
Menurutnya, bara api yang terlihat kecil dapat kembali menyala dan dengan cepat merambat apabila mengenai rumput, semak ataupun material kering.
Ia juga meminta perangkat kelurahan, kepala lingkungan, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang rawan kebakaran.
“Apabila melihat titik api, kepulan asap maupun kebakaran lahan, segera laporkan kepada petugas. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” katanya.
AKP Kuspi menegaskan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, termasuk unsur TNI-Polri, pemerintah kelurahan serta masyarakat.
Masyarakat diharapkan tidak menunggu api membesar untuk mengambil tindakan, melainkan melakukan pencegahan sejak dini dengan menghindari pembakaran sembarangan dan memastikan seluruh sumber api sudah benar-benar padam.

Berkat respons cepat petugas Damkar Kota Padangsidimpuan, personel Polres Padangsidimpuan, Bhabinkamtibmas, Babinsa setempat serta bantuan warga sekitar, kebakaran malam hari tersebut berhasil dipadamkan sebelum merambat ke permukiman warga.
Polres Padangsidimpuan kembali mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan titik api, kepulan asap mencurigakan, kebakaran maupun gangguan kamtibmas yang membutuhkan penanganan cepat. (Red/Isk/SS)
Admin : Iskandar Hasibuan.SE.








