
PANYABUNGAN BARAT(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pertanian mulai menanam benih pisang kepok di lahan yang ada di Desa Hutatonga, Kecamatan Panyabungan Barat, pada Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Bupati H. Saipullah Nasution saat meninjau lahan proyek percontohan seluas lima hektare tersebut paada Selasa, 1 September 2026.
Terkait penanaman, Bupati Saipullah menjelaskan bibit yang ditanam nantinya merupakan varietas unggul, sehat, dan sesuai rekomendasi.
Tak hanya itu, bibit yang ditanam pun dapat dipastikan merupakan bagian dari upaya melestarikan benih pisang kepok yang sesuai dengan yang pernah tumbuh dan jadi primadona di Madina.

“Penanaman dilakukan secara bertahap, pertama satu hektare pada Oktober 2026 dan satu hektare lainnya pada Desember,” kata Saipullah.
Bupati menambahkan, penananam untuk tahun 2026 memang ditargetkan dua hektare dan akan diperluas pada 2027 sehingga totalnya mencapai lima hektare.
Bupati menegaskan, lokasi ini tidak hanya fokus untuk budidaya pisang kepok, tapi juga diproyeksikan sebagai tempat wisata baru atau dikenal dengan ekowisata terpadu. “Sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat terkait komoditas yang dikembangkan,” tutup Saipullah.
Pantauan di lokasi, areal tanam seluas satu hektare ditanami kacang tanah dengan sistem tumpang sari. Langkah ini bertujuan untuk menyuburkan tanah. Selain itu pembangunan infrastruktur juga terus berlangsung seperti pembuatan parit, kolam, dan penampungan air.

Dalam kesempatan ini, Bupati hadir bersama Asisten Pemerintahan Sahnan Pasaribu, Plt. Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kadis PUPR Abdul Rahim Siregar, dan Plt. Kadis Perikanan Alinafiah. Kedatangan rombongan itu guna memastikan pelaksanaan program prioritas tersebut berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang disepakati.(Isl)
Admin : Iskandar Hasibuan








