
BATANG NATAL(Malintangpos Online): Setelah di beritakan & Viral, akhirnya ruas Jalan Jembatan Merah – Muarosama di Sootinjak yang rusak diperbaiki oleh Camat dan Forkofimcam Batang Natal, atas perintah Bupati kepada Camat dengan Swadaya masyarakat.
” Jalan Jembatan Merah – Muarosama yang rusak diperbaiki oleh Camat dan Forkofimcam Batang Natal, atas perintah Bupati kepada Camat dengan Swadaya masyarakat dan sudah bisa dilewati oleh Mobil berat ,” Ujar Sumber Wartawan ketika dihubungi Wartawan Via selular dari Kota Panyabungan, Selasa malam(21/04).
” Alhamdulillah ” Sudah bisa dilewati, setelah diperbaiki yang langsung dipimpin Camat dan Forkofimcam Batang Natal, sekitar 17.00 Wib dan menarik mobil Truk yang terperosok di jalan yang rusak.

Dananya..? Saya yakin biayanya Swadaya Masyarakat, mudah – mudahan tidak ada kendala lagi, itu harapan kita selaku masyarakat Batang Natal.
” terimakasih kepada Bupati, Camat, Dan Ramil dan Forkofimcam, serta masyarakat yg peduli, termasuk Wartawan yg mem Viralkan kerusakan jalan,” ujar sumber tersebut…
Ini Komentar Masyarakat

Kapasitas jalan arteri provinsi kelas I hanya 10 ton. Kelas II dan III maksimal 8 ton. Umumnya jalan provinsi hanya kelas II dan III dengan lebar jalan 9-12 meter.
Jalan provinsi sekitarmu emang kelas I? Sampai bisa menampung berat 10 ton?
Coba cek mobil truk pengangkut CPO, misalnya. Berapa liter? Umumnya 8.000 – 16.000 liter. Atau 8-16 ton. Sesuai tidak dengan kelas jalan?
Kalau badan jalan cepat rusak, itu berarti tonase melebihi kapasitas. Ditambah dengan rembesan air yang membuat struktur tanah rapuh, karena bahu jalan tidak layak.

Kedua, pelapisan aspal baru (overlay) mestinya bersamaan dengan perbaikan bahu jalan. Kemiringannya antara 3-5 % ke arah luar pengerasan jalan. Bukan sebatas membuat jalan berlapis-lapis. Itu membahayakan pengendara. Dan itu diatur UU.
Di daerahmu bagaimana? Taat tidak? Kalau tidak, pajak provinsi tidak akan pernah cukup untuk perbaikan jalan berkali-kali dalam satu tahun. Persoalannya ada di pengawasan tonase kenderaan. Bukan sebatas pajak.

Coba perhatikan jalan. Sebelah mana yang paling rusak. Kiri apa kanan? Kalau kiri, artinya ada tonase yang selalu berlebih ke arah tertentu. Itu kenderaan mana?
Masa tiap tahun hanya jalan saja yang menjadi beban pikiran kita. Makan saja sudah susah(Isk/Dita)
Admin : Iskandar Hasibuan.








