1 Meninggal, Api Kembali Membakar Lahan di Trans Singkuang 2 Kec.MBG

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,” Ucapan itulah yang terlontar dari warga yang menemukan Pegawai Kantor Camat Muara Batang Gadis Rahman,saat ditemukan setelah menghilang,Jumat malam(5/2) usai memadamkan api yang membakar lahan perkebunannya.

” Bang Rahman yang hilang pegawai Kantor Camat MBG sudah ditemukan baru saja dengan kondisi meninggal dunia,karena mungkin terbakar,” Itulah isi WhstsApp yang diterima Redaksi Malintang Pos Group,Sabtu(6/2) pukul 11.40 Wib dari Muara Batang Gadis.

Disebutkan di WhstsApp, saat ini api sudah kembali membakar lahan masyarakat,karena kondisi angin di daerah itu kencang sekali.

Sementara pihak BPBD Madina yang dihubungi Via selular dari Panyabungan,Sabtu(6/2) membenarkan bahwa Rahman pegawai Kantor Camat MBG yang hilang telah ditemukan baru saja dan meninggal dunia.

” Betul WA Camat MBG Rahman ditemukan meninggal dunia,karena terbakar mungkin,apalagi api sudah kelihatan karena kencang sekali saat ini,” Ujar pihak BPBD yang dihubungi Via selular,Sabtu(6/2).

Kata staf BPBD itu, sinyal di daerah Trans Singkuang tidak baik,tadi saya telephon Camat tidak masuk,makanya kita WA agar Camat membuat laporan resmi( Isk)

Foto : Agus Hasibuan

Admin : Iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses