
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel,Khairunnisyah Mengutarakan Pembentukan Tim Satgas PETI(Pertambangan Emas Tanpa Izin) tidak akan mampu melakukan Penertiban.
Buktinya, Fase Imbauan dan Persuasif yang berlangsung pada 4 s.d. 17 Agustus 2026. Dalam tahapan ini, Satgas memaksimalkan sosialisasi dan pendekatan humanis agar pelaku PETI menghentikan aktivitas secara sadar.
” Fase Penindakan Tegas berlangsung pada 18 s.d. 31 Agustus 2026. Dalam tahap ini, apabila imbauan diabaikan, Satgas akan melakukan penertiban terpadu secara yustisi dan non yustisi, hingga Selasa Sore (18/08) belum ada informasi penertiban terhadap PETI,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel,Khairunnisyah, Selasa Sore(18/08) di Panyabungan.
Kata dia, Fase Evaluasi. Dalam tahapan ini seluruh rangkaian langkah akan dievaluasi secara berkala untuk mengukur keberhasilan dan dampaknya

Disampaikannya, Tahapan tersebut selaras dengan SK Bupati Madina Nomor 188.45/0655/K/2026 tanggal 23 Juni 2026, Satgas membentuk 3 sub-satgas untuk memaksimalkan penanganan di lokasi:
Antara lain, 1. Sub Satgas Preventif: Berfokus pada pencegahan, penyuluhan, dan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku tambang.
2. Sub Satgas Represif: Berfokus pada penegakan hukum, baik yustisi maupun non yustisi terhadap pelanggaran.
3. Sub Satgas Bantuan: Berfokus pada dukungan operasional, logistik, dan pengamanan saat penertiban.

“Pemerintah memahami sebagian pelaku menghadapi kendala legalitas. Fokus kami memfasilitasi pengurusan izin bagi yang beritikad baik, salah satunya melalui fasilitasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan pengalihan ke mata pencaharian alternatif,” kata Wabup Madina Atika beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Kapolres AKBP Bagus Priandy menjelaskan pada waktu rapat, selain penambangan, kepolisian juga fokus mengawasi BBM ilegal yang kerap menyokong tambang liar.
“Polres Madina bersinergi mengawasi rantai pasok SPBU dan menindak tegas oknum yang memperjualbelikan BBM ilegal menggunakan jerigen maupun modifikasi tangki,” katanya.

Ketua TIM Satgas PETI Madina, Kompol Aris Fianto yang dikonfirmasi, Selasa(18/08) mengatakan Belum ada, Tinggal tunggu hari H nya saja, Subsatgas masih bekerja di lapangan.
” Belum ada, Tinggal tunggu hari H nya saja, Subsatgas masih bekerja di lapangan,” Ujar Ketua TIM Satgas PETI Madina, Kompol.Aris Fianto(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








